Round-Up

Teguran Tambal Ban Rp 600 Ribu Berbuah Ganti Nama dan Pasang Daftar Harga

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 08:34 WIB
viral tambal ban 600 ribu
Daftar harga yang kini terpasang di bengkel tambal ban Selangit (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Meski berakhir happy ending, viralnya tambal ban harga selangit di Banyuwangi membuat pemkab turun tangan. Pemkab Banyuwangi menegur pemilik bengkel ban.

Pemilik bengkel, Acey Sucahyono, menerima teguran itu dan mengaku bersalah. Apa yang terjadi merupakan misskomunikasi karena pegawainya tak menyampaikan harga jasa kepada konsumen.

"Kami beri teguran kepada Bengkel Dian Tubles. Teguran ini untuk mereka agar memberikan pelayanan terbaik," ujar Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi Rr Nanin Oktaviantie kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).

Teguran itu disikapi Acey dengan berbenah. Hal pertama yang dilakukannya adalah mengganti nama bengkelnya. Bengkel ban yang awalnya bernama Dian Tubles, ia ganti namanya menjadi 'Selangit'.

"Ya sudah terlanjur viral banyak dibicarakan. Jadi sekalian saja kita ganti namanya, jadi tambal ban 'Selangit'. Kami anggap ini sebagai berkah atas pengingat terhadap kami. Saya berterima kasih kepada ibu Agustine yang telah memberikan ide bagi kami mengganti nama bengkel kami," lanjut Acey.

viral tambal ban 600 ribuKuitansi tambal ban Rp 600 ribu (Foto: Tangkapan layar)

Tak hanya ganti nama, Acey kini juga memberi daftar harga. Daftar harga tersebut dipampang di depan toko. Tidak kecil, tapi daftar harga tersebut dibuat besar dan diletakkan di atas pintu bengkel tersebut.

"Sudah saya pampang daftar harga di atas pintu. Sengaja saya buat besar agar jelas," kata Acey.

Acey mengaku pemasangan daftar harga dilakukan untuk menepis isu bahwa bengkel miliknya sengaja me-markup harga.

"Tidak ada markup harga atau kemahalan. Karena itu memang harga standar yang kita tentukan untuk konsumen," tambahnya.

Uniknya, bengkel Acey viral karena harga tambal ban yang dinilai terlalu mahal. Bukannya menurunkan harga, Acey justru menaikkan harga tambal bannya. Harganya lebih mahal dari sebelumnya.

viral tambal ban 600 ribuTambal ban Selangit (Foto: Ardian Fanani)

Sebelumnya, harga tambal ban press silikon paling mahal Rp 250 ribu, kini dirinya mengganti nama jasa dan harga tambal ban dengan harga paling mahal Rp 275 ribu.

"Ya kita sesuaikan dengan harga viral kemarin. Tapi kita pisah. Press silicon tubeless seharga Rp 185 ribu. Sedangkan satu lagi press silicon rubber seharga Rp 275 ribu. Kalau dulu kita range Rp 180 ribu hingga Rp 250 ribu, tergantung kerusakan, jenis ban, dan ukuran," jelas Acey.

Acey mengklaim, press silicon ini adalah salah satu metode tambal ban pertama dan paling mahal di Banyuwangi. Menurut Acey, bengkel miliknya adalah pelopor tambal ban jenis tersebut.

"Saya menerima semua menyebutkan mahal, karena ini sudah sesuai. Bahkan saya berani memberikan garansi seumur ban, sampai ban gundul," tandas Acey.

Tonton video 'Viral Tambal Ban Rp 600 Ribu, Ini Penjelasan Bengkel dan Konsumen':

(iwd/iwd)