Armuji Belum Dianggap Mundur Sebagai Cawawali, Bagaimana Prosedur Resminya?

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 17:42 WIB
Armuji
Armuji saat menyatakan mundur kepada media (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

PDIP Surabaya mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri Armuji sebagai bacawawali Surabaya. Lalu bagaimana prosedur resmi pengunduran diri di partai banteng moncong putih itu?

"Ya, seperti organisasi atau partai lainnya. Kalau seseorang mau mundur dari pencalonan harus membuat surat resmi pernyataan pengunduran diri," kata Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Anas Karno kepada detikcom, Selasa (7/7/2020).

Dalam kasus mundurnya Armuji yang diumumkannya, PDIP Surabaya masih menganggap masih resmi sebagai bacawawali. Sebab, pihaknya belum menerima surat resmi pengunduran diri.

"Kita anggap tidak ada. Masih resmi menjadi cawawali karena belum kami terima surat pengunduran dirinya. Karena Cak Armuji itu kan sebagai cawawali itu masuknya atau daftarnya di DPC PDIP Surabaya," terang Anas.

Menurut Anas, jika memang benar-benar Armuji berniat untuk mundur dari pencalonan, maka seharusnya memyerahkan surat resmi pengunduran dirinya dan disampaikan ke DPC PDIP. Dari surat itu kemudian diteruskan ke tingkat DPD PDIP dan baru dikirim ke pusat.

"Jadi yang benar, pertama kalau betul akan mundur mestinya secara hukum Pak Armuji datang dan menyerahkan surat pengunduran dirinya. Disampaikan kepada ketua DPC PDIP Surabaya. Setelah surat pengunduran dirinya diterima maka akan dirapatkan di cabang surat itu," tuturnya.

"Dan setelah itu akan direkomendasikan ke tingkat pimpinan daerah. Kemudian dari pimpinan daerah akan dilanjutkan ke tingkat pusat atau DPP," pungkas pria yang juga Ketua Bappilu PDI Surabaya itu.

Seperti diberitakan, Bakal Calon Wakil Wali Kota (bacawawali) Surabaya Armuji memutuskan mundur dari Pilwali Surabaya 2020. Padahal Armuji digadang-gadang akan maju mendampingi Bakal Calon Wali Kota Eri Cahyadi.

"Iya saya mundur dari Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya," kata Armuji kepada detikcom, Sabtu (4/7/2020).

(iwd/iwd)