Pemkab Banyuwangi Beri Teguran kepada Bengkel Tambal Ban Rp 600 Ribu

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 15:23 WIB
viral tambal ban 600 ribu
Bengkel ban Dian Tubles di Banyuwangi (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Meski permasalahan viral tambal ban mahal yang dikeluhkan konsumen di media sosial selesai, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Banyuwangi tetap memberi teguran kepada pemilik bengkel Dian Tubles. Teguran diberikan agar tak ada lagi perselisihan harga yang terjadi di Banyuwangi.

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi Rr Nanin Oktaviantie mengatakan, atas kejadian tersebut, pihaknya menegur bengkel Dian Tubles.

"Kami beri teguran kepada Bengkel Dian Tubles. Teguran ini untuk mereka agar memberikan pelayanan terbaik," ujarnya kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).

Teguran ini diberikan, kata Nanin, karena bengkel tambal ban Dian Tubles bersalah lantaran tak memberitahukan kepada konsumen terkait harga pres silikon.

"Kemarin kami sampaikan kepada Bapak Acey bahwa hal ini terjadi karena tidak ada komunikasi harga di awal dari pemilik toko atau pekerja kepada konsumen yang membutuhkan pelayanan. Seharusnya, sebelum dikerjakan pekerjaan yang diminta konsumen, harus disampaikan harganya terlebih dahulu," tambahnya.

Sementara itu, mengenai harga, kata Nanin, pihaknya tak berwenang mencampuri urusan harga jasa ataupun harga tambal ban.

"Ban tidak termasuk barang yang diawasi dan dimonitor oleh pemerintah. Yang dimonitor adalah bahan pokok dan barang penting lainnya dan dilaporkan di TPID banyuwangi.com. Dan tambal ban ini juga termasuk jasa, jadi tidak ada standardisasi untuk hal ini. Dan terkait pekerjaan yang bersifat jasa ini masuk di Disnakerin," pungkasnya.

Sebuah foto kuitansi biaya tambal ban selangit di Banyuwangi viral di media sosial. Dalam kuitansi tersebut, tertulis angka nominal Rp 600 ribu untuk ongkos jasa dan jenis tambal ban.

Foto tersebut viral di WhatsApp group (WAG) di Banyuwangi, Sabtu (4/7/2020). Foto tersebut langsung menyebar cepat dan mengundang banyak komentar.

Dalam kuitansi itu tertulis '2 bongkar pasang Rp 50 ribu dan 2 press silicon Rp 550 ribu'. Juga tertera nama bengkel yang beralamat di Jalan dr Soetomo, Banyuwangi.

(iwd/iwd)