Ada Razia Masker Serentak di Pasar Tradisional Surabaya, Hasilnya?

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 18:10 WIB
Razia serentak di pasar tradisional surabaya
Razia pasar tradisional (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Tiga hari menjelang deadline 2 minggu yang diberikan Presiden Jokowi untuk menekan angka COVID-19, Pemkot Surabaya melakukan razia gabungan di seluruh pasar tradisional secara serentak.

Wakil Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanngan COVID-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan razia masker dilakukan hari ini secara serentak diseluruh kecamatan Kota Surabaya, bersama muspika, kapolsek dan danramil dan dipimpin langsung oleh para camat.

"Tapi kalau diliat dari data yang telah masuk, hampir 80/90 persen para pedagang maupun pembeli sudah bermasker," kata Irvan Widyanto kepada wartawan di Balai Kota, Senin (6/7/2020).

Irvan menambahkan dalam razia gabungan tersebut, masih ditemukan pedagang dan pembeli yang tidak menggunakan masker. Bagi mereka yang melanggar langsung dilakukan penindakan di lokasi.

"Dan beberapa yang memang masih tidak menggunakan masker itu, langsung kita lakukan penyitaan KTP, juga sanksi langsung di situ. Push up dan kemudian nyapu jalan, ada juga yang nyanyi Indonesia Raya," lanjut Irvan.

Irvan menambahkan tidak hanya pasar tradisional yang menjadi sasaran razia makser. Tempat-tempat yang identik dengan berkerumun akan dilaukan razia masker.

"Jadi titik berat nanti ada pada tiga kegiatan yang direkomendasikan Persakmi (Perhimpunan sarjana dan profesional kesehatan masyarakat Indonesia) masih rendahnya tingkat kepatuhan masih di atas 50 persen. Selain itu pasar yang ada tempat nongkrong, tempat makan, kafe angkringan, warkop dan juga moda transportasi seperti lyn dan juga nanti ojol," tandas Irvan.

(fat/fat)