Rintik Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Dokter PPDS yang Terpapar COVID-19

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 15:48 WIB
Momen Pelepasan Jenazah Dokter PPDS yang Terpapar COVID-19
Pelepasan jenazah dokter RSU dr Soetomo meninggal karena COVID (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Hujan rintik mengiringi kepergian dokter Program Profesi Dokter Spesialis Fakultas Kesehatan Universitas Airlangga (PPDS FK Unair). Almarhumah meninggal terpapar COVID-19. Almarhumah meninggal pukul 23.58 WIB, Minggu (5/7) di RSU dr Soetomo.

Tampak beberapa rekan kerja almarhumah menangis dan tak mampu membendung rasa dukanya. Sejumlah dokter dan akademisi FK Unair juga melepas jenazah yang sudah di dalam peti tersebut. Rintik hujan juga mengiringi ambulans yang membawa peti jenazah untuk dimakamkan di Sidoarjo.

Almarhumah merupakan dokter keenam yang meninggal karena COVID-19. Almarhum sebelumnya dirawat lebih dua pekan, sejak pertengahan Juni lalu.

"Dirawat mulai tanggal 18 Juni kalau nggak salah," kata Ketua IDI Surabaya Brahmana Askandar saat dihubungi detikcom, Senin (6/7/2020).

Momen Pelepasan Jenazah Dokter PPDS yang Terpapar COVID-19Jenazah Dokter PPDS Terpapar COVID-19/ Foto: Istimewa

Sebelum dimakamkan ke tempat peristirahaatan yang terakhir, almarhumah mendapat penghormatan terakhir dari rekan seprofesinya di FK Unair.

Dirut RSU dr Soetomo Dr dr Joni Wahyuhadi SpBS (K), Ketua IDI Surabaya Brahmana Askandar hingga Ketua Senat Akademik Unair juga hadir dalam penghormatan terakhir jenazah yang dimakamkan di kampung halaman Sidoarjo.

Diketahui, dr Putri merupakan keponakan dari almarhum dr Arief Basuki SpAn yang juga meninggal pada 30 Juni karena terpapar COVID-19. Bahkan, ledua dokter yang memiliki jasa besar ini dirawat dan meninggal di RS sama.

"Benar keponakannya Dokter Arief. Perawatannya di RSU dr Soetomo sama," pungkasnya

Tonton video 'Blak-blakan Dokter Sugih, Rawat 200 Pasien OTG':

(fat/fat)