Ada 6 Dokter di Surabaya Meninggal Terpapar COVID-19 Selama Pandemi

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 13:12 WIB
Ketua IDI Surabaya, dr Brahmana Askandar
Ketua IDI Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Selama pandemi COVID-19, tenaga kesehatan (nakes) gugur karena terpapar virus yang menyerang organ paru-paru ini. Di Surabaya sendiri, sudah ada enam dokter yang meninggal dengan status positif.

Keenam dokter yang meninggal tersebut tidak murni karena COVID-19. Melainkan memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

"Di Surabaya ada enam dokter yang meninggal karena COVID-19, semuanya ada komorbid," kata Ketua IDI Surabaya, dr Brahmana Askandar kepada saat dihubungi detikcom, Senin (6/7/2020).

Pada 27 April lalu, dokter di RSUD Soewandi, dr Barkatnu Indrawan Janguk meninggal karena terpapar dari pasien yang tak jujur. Pada 18 Mei dr Boedhi Harsono gugur di usia 60 tahun dengan status COVID-19.

Dokter ketiga yang gugur karena terpapar COVID-19 adalah dokter RSU dr Soetomo. Dokter Miftah Fawzy Sarengat tutup usia di umur 34 tahun pada 10 Juni. Keempat, dr Sukarno meninggal pada 28 Juni di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Unair.

Pada 30 Juni, dokter anastesi di RSU Haji, Surabaya dr Arief Basuki meninggal karena terpapar COVID-19. Selang sepekan, keponakan dr Arief yakni dr Putri Wulan Sukmawati meninggal pada Minggu (5/7) pukul 23.58 WIB karena terjangkit COVID-19.

Tonton video 'Virus Corona Diklaim Dapat Menular Lewat Udara':

Selanjutnya
Halaman
1 2