Siapa Jegal Armuji di Pilwali Surabaya 2020? Ini Kata PDIP Surabaya

Faiq Azmi - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 20:03 WIB
Armuji
Armuji (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) Surabaya dari PDI Perjuangan Armuji mengaku mundur dari Pilwali Surabaya 2020 karena merasa dijegal oleh pengurus PDI Perjuangan Surabaya. Siapa yang menjegal Armuji?

Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat angkat bicara terkait hal tersebut. Menurutnya tidak ada pengurus yang ingin menjegal.

"Tidak ada pengurus DPC yang punya syahwat politik, semua fokus pada kerja-kerja keorganisasian," kata Hidayat di Surabaya, Sabtu (4/7/2020).

Hidayat memastikan seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan Surabaya kompak dan solid. Para kader disebutnya menjalankan agenda partai secara transparan.

"Pengurus DPC semua kompak dan solid. Kami bekerja untuk menjalankan agenda-agenda partai, secara transparan. Seperti konsolidasi partai, Bulan Bung Karno, bakti sosial, dan lainnya," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga diperintahkan untuk membantu kader-kader PDI Perjuangan yang berniat maju Pilkada Surabaya.

"Kader dan pengurus harus membantu para bakal calon dari kader PDI Perjuangan," imbuhnya.

Terkait rekom Pilkada Kota Surabaya, Hidayat memastikan para pengurus dan kader PDIP Surabaya tegak lurus dengan keputusan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri

"Kami tunduk dan patuh, untuk memenangkan jago PDI Perjuangan dalam Pilkada Surabaya. Pada prinsipnya siapapun yang direkomendasi oleh ibu Hajah Megawati Soekarnoputri selaku Ketum PDI Perjuangan seluruh jajaran pengurus mulai anak ranting , ranting, pengurus anak cabang dan Segenap simpatisan akan siap mengamankan dan memenangkan secara total," pungkasnya.

(iwd/iwd)