Lamongan Kembali Berstatus Zona Merah

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 18:34 WIB
Lamongan Kembali Berstatus Zona Merah
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan -

Kabupaten Lamongan kembali berstatus zona merah. Padahal sebelumnya, Lamongan masuk zona orange. Zona merah penyebaran virus Corona ini terjadi sejak 27 Juni.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Lamongan, dr Taufik Hidayat membenarkan jika Lamongan kini berstatus sebagai zona merah penyebaran COVID-19. "Betul. Beberapa hari yang lalu sempat oranye. Tapi balik merah lagi," kata Taufik Hidayat saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (3/7/2020).

Dia mengatakan status sebagai zona merah saat itu, pasien positif COVID-19 bertambah 1, sembuh sebanyak 3 orang dan tidak ada pasien COVID-19 yang meninggal dunia.

"Sejak 27 Juni, hari itu konfirmasi tambah 1, sembuh tambah 3, meninggal nihil," terangnya.

Namun, jelas dia, muncul aplikasi dari pemerintah pusat yang mengentri data di masing-masing daerah. Institusi ini, lanjut Taufik, di antaranya rumah sakit, laborat swab dan Dinkes Lamongan.

Status ini, tambah Taufik, akan otomatis keluar dari pemerintah pusat. Kriteria zona muncul setelah mengentry dari masing-masing daerah.

Hingga kini, jumlah positif COVID-19 di Lamongan memang terus bertambah. Data resmi Dinkes Lamongan hingga 2 Juli sebanyak 50.097 orang berstatus ODR, 993 orang berstatus OTG dan 576 orang berstatus ODP. Selain itu, 230 orang berstatus PDP dan 238 orang terkonfirmasi positif COVID-19, 94 di antaranya sudah sembuh.

"Mari kita taati peraturan pemerintah untuk melakukan social distancing dan physical distancing. Tetap waspada dan mari bersama-sama kita putus mata rantai penyebaran COVID-19 ini," imbau Taufik.

(fat/fat)