Dua Kepala Dinas di Surabaya Terpapar Corona, Satu Positif dan 1 Reaktif

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 18:29 WIB
Kantor Dispendukcapil Surabaya
Kantor Dispendukcapil Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Dua kepala dinas di Surabaya terpapar COVID-19. Mereka adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Agus Imam Sonhaji dan Kepala Dinas Pengendalian Pendudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Chandra Oratmangun.

"Iya benar positif (Kadispendukcapil dan Kepala DP5A)," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (2/7/2020).

Febri menjelaskan Kadispendukcapil Agus Imam Sonhaji sebelumnya sudah melakukan tes swab bersama 50 pegawai dan hasilnya negatif. Namun, terdapat tiga PNS dengan hasil positif CIVID-19, salah satunya Agus Imam Sonhaji.

"Dispenduk itu hasilnya dari 50 negatif semua yang di swab massal. Hanya tiga yang positif, salah satunya Pak Agus itu," ujarnya.

Namun, lanjut Febri, terpaparnya Kadispendukcapil Surabaya itu bukan di tempat kerja. Melainkan dari lingkungan rumah sekitar.

"Positifnya itu di luar tempat kerja, bisa jadi di lingkungan rumah, kayak keluarga. Yang di dispenduk rata-rata ketularan dari keluarganya," jelasnya.

Sementara Kepala DP5A Chandra ini awalnya hasil reaktif rapid test. Kemudian langsung dilakukan tes swab empat hari lalu dan kini tengah menunggu hasilnya keluar.

"Bu Chandra habis rapid test reaktif terus langsung diswab empat hari yang lalu. Ini masih nunggu hasil swabnya keluar," kata dia.

Untuk riwayat dari terpaparnya Chandra, Febri mengatakan masih dilakukan tracing. "Bu Chandra ini masih di tracing dari mana beliau penularannya, masih digali," ucapnya.

Febri menegaskan penularan dari kedua pejabat pemkot ini bukan dari tempat kerja. Dengan adanya dua ASN positif, kantor dispendukcapil dan DP5A ditutup sementara. Ini untuk mencegah penularan.

"Penularan itu belum tentu di kantor tapi untuk mengantisipasi penyebaran, kantor sementara ditutup. Pegawai juga sudah di swab semua," pungkasnya.

(fat/fat)