RS Darurat COVID-19 Jatim Akan Terima Pasien Klinis Berat Hingga Kritis

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 21:09 WIB
rs darurat surabaya sekaligus museum kesehatan
RS darurat COVID-19 Jatim (Foto: Faiq Azmi/File)
Surabaya -

Rumah Sakit Darurat COVID-19 Jawa Timur akan segera menerima pasien dengan gejala klinis berat dan kritis. Untuk tahap awal, akan disiapkan 10 ruang ICU.

"RS Darurat saat ini sudah disetting. Rencananya ada 10 ruang ICU dan 20 High Care Unit," kata Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi di Grahadi, Selasa (30/6/2020).

Joni menjelaskan ditambahnya ruang ICU dan High Care Unit agar memaksimalkan pelayanan RS Darurat COVID-19 Jatim terhadap pasien dengan gejala sedang, berat hingga kritis. Selama ini, RS Darurat diperuntukkan kepada pasien dengan klinis rendah hingga sedang.

Saat ini, pihaknya terus mematangkan persiapan RS Darurat COVID-19 bersama Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya TNI Imran Baidirus yang didapuk sebagai Koordinator RS Darurat COVID-19, sesuai instruksi Presiden RI Jokowi.

"Jadi, ke depan akan ditingkatkan tidak hanya merawat pasien ringan, tapi juga yang berat dan kritis. Sudah dirapatkan dengan Pangkogabwilhan II," katanya.

Dirut RSU dr Soetomo ini menjelaskan peningkatan status perawatan pasine di RS Darurat COVID-19 Jatim dikarenakan kasus positif terus meningkat. Jumlah pasien di RS Darurat COVID-19 sendiri berjumlah 142 bed. Kini hanya tersisa 8 bed kosong di RS Darurat COVID-19.

"Kita juga akan mengembangkan RS Darurat hingga ke bagian belakang ya. Nanti kuota bisa mencapai 500 bed/pasien di RS Darurat. Nantinya akan ada pasien dengan klinis rendah sampai kritis," ujarnya.

Joni menambahkan pihaknya ingin di setiap penjuru Kota Surabaya terdapat RS Rujukan Utama COVID-19. Mulai dari RS Darurat di wilayah Surabaya Utara, RSU dr Soetomo dan RS Unair di Surabaya Selatan dan Surabaya Timur. Sedangkan di Surabaya Barat diharapkan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) bisa melayani pasien dengan gejala klinis berat dan kritis.

"Rumah Sakit BDH memang sudah menjadi 99 RS rujukan COVID-19 di Jatim. Tapi belum bisa merawat dengan gejala berat dan kritis. Wilayah Surabaya Barat sementara ini yang pasien berat Coroba masih ditangani RS swasta seperti National Hospital dan RS Mitra Keluarga," pungkasnya.

Kasus Corona di Jatim sendiri saat ini berjumlah 11.795 kasus. 4.012 pasien telah sembuh dan 896 pasien meninggal dunia. Masih ada 6703 kasus yang aktif.

(iwd/iwd)