Ini Pandangan Ulama soal Aksi Risma yang Sujud di Hadapan IDI

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 30 Jun 2020 17:12 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sujud sambil menangis di hadapan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Bahkan, Risma sampai dua kali sujud.
Saat Wali Kota Risma dibangunkan dari sujud/Foto file: Esti Widiyana
Surabaya -

Aksi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sujud di kaki Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Remerging (Pinere) RSU dr Soetomo, dr Sudarsono menjadi perbincangan. Lalu bagaimana pandangan ulama mengenai aksi Risma itu?

Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Safruddin Syarif menjelaskan, sujud karena ingin memuliakan orang dengan niat menyamakan orang tersebut dengan Tuhan tidak boleh. Namun jika sujud dilakukan dengan niat ingin merendahkan diri karena ingin memohon maaf masih diperbolehkan.


"Pada intinya kalau sujud untuk memuliakan orang sama dengan Allah itu tidak boleh. Itu stressing-nya (penekanannya) ya," terang Safruddin saat berbincang dengan detikcom, Selasa (30/6/2020).

"Tetapi kalau yang dia maksud inginnya dia untuk merendahkan dirinya karena memohon maaf seperti yang dilakukan oleh Bu Risma, dalam pandangan saya itu ada sesuatu yang membolehkan," imbuhnya.

Meski membolehkan, namun Safruddin menilai apa yang dilakukan Risma merupakan hal yang berlebihan. Karena hal itu dikhawatirkan bisa menimbulkan apa yang telah dilarang dalam agama.

tonton video 'Risma Sujud ke IDI, dr Sudarsono Beri Penjelasan':


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2