Pasien Positif COVID-19 di Jatim 11.795, Ketua Gugus: Ini Juara Nasional

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 21:49 WIB
Jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 240 sehinga totalnya menjadi 11.795. Jumlah itu lebih banyak dari kasus COVID-19 di DKI Jakarta yang mencapai 11.237.
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jatim, dr Joni Wahyuadi/Foto: Hilda Meilisa Rinanda

Rinciannya, ada 76 pasien sembuh Sembuh Kota Surabaya, 12 dari Sidoarjo, satu pasien asal Kota Pasuruan, satu dari Pamekasan, dua dari Kota Blitar, dua dari Sampang, satu dari Magetan, satu dari Kota Probolinggo, satu dari Tuban, satu pasien asal Nganjuk, tiga pasien sembuh asal Kota Kediri, dua pasien dari Kabupaten Kediri, satu pasien dari Kabupaten Madiun, satu dari Ponorogo, lima dari Bangkalan, dua dari Lamongan, dua dari Jember, empat dari kabupaten Blitar dan tiga pasien sembuh dari Bojonegoro.

Namun, Joni menambahkan, ada tambahan pasien meninggal yang cukup banyak pula. Hari ini ada 30 orang yang meninggal. Sehingga totalnya ada 896 orang atau setara 7,60 persen.

"Meninggal cukup banyak, kita cukup sedih dengan kondisi seperti ini. Angka kematian di Jatim lebih tinggi dari angka kematian nasional," lanjutnya.


Rinciannya 16 pasien meninggal dari Kota Surabaya, 1 pasien meninggal dari Kota Batu, satu asal Nganjuk, dua dari Sidoarjo, tiga dari Gresik, dua dari Bangkalan, satu asal Kota Mojokerto, satu pasien meninggal dari Lamongan, dua dari Kota Malang dan satu pasien meninggal asal Bojonegoro.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada 10.535 dan yang masih dalam pengawasan ada 4.456. Sementara untuk orang dalam pemantauan (ODP) kini jumlahnya sebanyak 29.477 dan yang masih dipantau 5.167. Untuk orang tanpa gejala (OTG) totalnya ada 162.692.


(sun/bdh)