Sambut New Normal, 10 Ribu Masker Dibagikan di Kawasan Wisata Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 28 Jun 2020 21:14 WIB
New normal life atau tatanan kehidupan baru akan diterapkan di sektor pariwisata di Kabupaten Mojokerto dalam waktu dekat. Sebagai persiapan menghadapi new normal tersebut, polisi, TNI bersama pemerintah membagikan 10.000 masker di kawasan wisata.
Pembagian Masker di Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

New normal life atau tatanan kehidupan baru akan diterapkan di sektor pariwisata di Kabupaten Mojokerto dalam waktu dekat. Sebagai persiapan menghadapi new normal tersebut, polisi, TNI bersama pemerintah membagikan 10.000 masker di kawasan wisata.

Ribuan masker dibagikan langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama Forum Pimpinan Kepala Daerah di kawasan wisata Pacet. Bagi-bagi masker juga melibatkan Bupati Pungkasiadi dan Komandan Kodim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto.

Bagi-bagi masker gratis menyasar beberapa tempat di kawasan wisata yang terletak di lereng Gunung Welirang tersebut. Mulai dari wisata Ubalan, Sendi, serta warung dan kafe di Desa/Kecamatan Pacet. Bahkan para wisatawan yang melintas juga dihentikan untuk diberi masker gratis.

"Hari ini kami bersama Forkopimda, yaitu Pak Bupati dan Dandim 0815 dalam rangka menyongsong hari Bhayangkara ke-74 dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat. Total 10.000 masker dari Polres dan Pemkab Mojokerto yang kami bagikan hari ini," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander di lokasi, Minggu (28/6/2020).


Ia menjelaskan, Polres Mojokerto bersama Kodim 0815 mendapat tugas dari pemerintah untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan mewajibkan masyarakat memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Termasuk juga saat berkunjung ke tempat-tempat wisata.

"Kedisiplinan adalah vaksin utama untuk mencegah penyebaran COVID-19. Kami berharap memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan lainnya menjadi kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai COVID-19. Bukan lagi menjadi paksaan," ujar Dony.

Untuk membuat masyarakat sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, lanjut Dony, pihaknya bersama TNI akan terus mengedukasi masyarakat. Setelah sosialisasi masif digelar, pihaknya akan memberi tindakan tegas kepada para wisatawan yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2