Walkot Mojokerto-Forkopimda Bentuk Mal Tangguh untuk New Normal

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 10:52 WIB
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita bersama Forkopimda membentuk mal tangguh di Jalan Benteng Pancasila. Mal tangguh ini dibentuk sebagai persiapan menghadapi new normal life atau tatanan kehidupan baru yang produktif dan aman dari virus Corona.
Peresmian mal tangguh di Kota Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita bersama Forkopimda membentuk mal tangguh di Jalan Benteng Pancasila. Mal tangguh ini dibentuk sebagai persiapan menghadapi new normal life atau tatanan kehidupan baru yang produktif dan aman dari virus Corona.

Sunrise Mall di Jalan Benteng Pancasila dipilih menjadi mal tangguh di Kota Mojokerto. Peresmian pusat perbelanjaan tangguh ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Ning Ita. Hadir pula Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi dan anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.


Ning Ita mengatakan, saat ini Kota Mojokerto sedang beradaptasi dengan kebiasaan baru. Bersama TNI dan Polri, pihaknya memperketat protokol kesehatan di area publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Pendisiplinan protokol kesehatan ini untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Salah satunya dengan membentuk mal tangguh. Yaitu pusat perbelanjaan yang telah menerima sertifikat lolos uji dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Mojokerto. Sertifikat tersebut diberikan setelah manajemen mal menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

Tonton juga 'Khawatir Corona, Seberapa Higienis Alat Makan yang Digunakan di Mal?':

[Gambas:Video 20detik]

Mulai dari pengecekan suhu tubuh setiap pengunjung, menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun, mewajibkan para pegawai menggunakan pelindung wajah atau face shield, masker dan sarung tangan, hingga pembatasan tempat duduk para pengunjung di masing-masing gerai.

"Pengelola mal tangguh wajib berkomitmen dan berani bertanggungjawab dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti membersihkan lift dan eskalator menggunakan cairan disinfektan sesering mungkin dan yang terpenting menyiapkan ruang isolasi bagi pengunjung jika didapati memiliki suhu tubuh di atas 36 derajat. Jika pengunjung enggan diperiksa lebih lanjut di ruang isolasi, maka tidak diperkenankan masuk," kata Ning Ita dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (27/6/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2