19 Kab/Kota di Jatim Siap Gelar Pilkada 2020 dengan Protokol Kesehatan

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 23:32 WIB
Khofifah
Foto: Faiq Azmi

"Dalam rangka pemantapan kesiapan pelaksanaan Pilkda Serentak Tahun 2020 di Jatim, dalam waktu dekat kami akan menyelenggarakan Rakor dengan stakeholder terkait," tegasnya.

Perlu dilaporkan pula bahwa pada Pilkada Serentak Tahun 2020 akan ada 19 Kabupaten/Kota di Provinsi Jatim yang mengikuti Pilkada, pada saat masa kampanye yaitu mulai tanggal 26 September 2020 sampai 5 Desember 2020.

Dimungkinkan dalam hal ini Pemprov Jatim akan mengusulkan kepada Mendagri sebanyak 8 atau 9 Penjabat Sementara (Pjs) kepala daerah.

"Sedangkan terhadap 10 daerah lagi tidak diperlukan Penjabat Sementara (Pjs) karena kepala daerah yang bersangkutan telah 2 periode menjabat sebagai kepala daerah," tegas Khofifah.

Sebagaimana diketahui Pilkada Serentak Lanjutan Provinsi Jatim akan diikuti oleh 19 daerah. Yang terdiri 16 kabupaten dan 3 kota.

Yaitu Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Kediri, Lamongan, Tuban, Gresik, Mojokerto, Malang, Blitar, Sidoarjo, Sumenep, Jember, Situbondo, dan Banyuwangi, kemudian Kota Blitar, Pasuruan, dan Kota Surabaya.

Provinsi Jatim adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua setelah Jabar. Secara Geodemografi, Jatim terdiri atas 38 Kabupaten/Kota, 666 Kecamatan, dan 8.497 desa/kelurahan. Sementara jumlah penduduk Jatim awal Tahun 2020 sebesar 40.821.150 jiwa.

Dari jumlah tersebut yang wajib KTP sebanyak 31.166.138 jiwa, sedangkan yang sudah melakukan perekaman KTP sebanyak 31.075.340 jiwa, dan yang belum melakukan perekaman sebanyak 90.798 jiwa.

Sebagai pembanding, pada Pemilu Pileg dan Pilpres 2019 terdapat jumlah pemilih sebanyak 30.923.292 orang, dengan jumlah TPS sebanyak 130.010 tersebar di 38 Kabupaten/Kota. Melihat kondisi tersebut, Jatim tentu memiliki potensi tingkat kerawanan yang relatif tinggi. Tetapi dengan antisipasi dan sosialisasi yang masif serta pelaksanaan pilkadap yang berkualitas Insya Allah semua bisa berjalan lancar, aman dan damai.

"Saya yakin KPU dan BAWASLU Jatim di dukung masyarakat luas dapat melaksanakan dengan baik" pungkasnya.


(iwd/iwd)