Detik-detik Perempuan Berambut Pirang Dibunuh Lalu Mayatnya Dibuang ke Jurang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 15:49 WIB
pembunuhan di mojokerto
Dua pelaku pembunuhan perempuan berambut pirang di Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Seorang perempuan berambut pirang dibunuh dengan cara sadis oleh tetangga dekat sekaligus sahabatnya sendiri. Mayat karyawati pabrik elektronik di Pasuruan itu lantas dibuang begitu saja ke jurang Gajah Mungkur, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, pembunuhan ini dipicu persoalan utang antara tersangka Mas'ud Andy Wiratama (23) dengan korban Vina Aisyah Pratiwi (21). Menurut dia, korban mempunyai utang ke tersangka Rp 40 juta.

Korban meminjam uang sebesar itu salah satunya untuk merenovasi rumahnya. Tersangka dengan korban ternyata sahabat sekaligus tetangga dekat. Karena mereka sama-sama tinggal di Dusun Bringin, Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Dony, Mas'ud mengajak keluar Vina pada Selasa (23/6) sekitar pukul 17.00 WIB. Pecatan satpam bank swasta di Surabaya itu ingin menagih utang ke korban. Jika tidak dibayar, tersangka berniat menghabisi nyawa gadis berambut pirang tersebut.

Mereka bertemu di tempat penitipan sepeda motor di Jalan Arteri Porong, Kabupaten Sidoarjo. Korban menitipkan sepeda motor Honda BeAT nopol AG 6889 CV miliknya di tempat tersebut.

Saat itu, tersangka mengajak temannya Rifat Rizatur Rizan (20), warga Jalan Trem Sentul, RT 5 RW 2, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Rifat bekerja di sebuah warung kopi di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo.

"Tersangka beralasan mengajak korban mengantarkan temannya yaitu tersangka Rifat ke Lawang, Malang," kata Dony saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Jumat (26/6/2020).

Dari tempat penitipan sepeda motor, Mas'ud, Rifat dan Vina berkendara menuju Malang. Ketiganya naik mobil Daihatsu Ayla warna putih nopol W 1502 NU. Mas'ud yang mengemudikan mobil gadai tersebut. Korban duduk di kursi penumpang bagian depan. Sedangkan Rifat duduk tepat di belakang korban.

"Kejadiannya di Tol Singosari (Malang). Korban diminta membayar utangnya, tapi korban tidak mempunyai uang. Sehingga tersangka Rifat dari belakang membekap korban menggunakan sarung dan menjeratnya dengan tambang plastik panjangnya satu meter," terang Dony.

Selanjutnya
Halaman
1 2