Jelang SBMPTN, Walkot Malang Imbau Terapkan Protokol Kesehatan Seleksi UTBK

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 14:17 WIB
Rakor Forkopimda dan Gugus Tugas dengan perguruan tinggi
Foto: Muhammad Aminudin
Malang -

Kota Malang akan memasuki masa Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui skema Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2020.

Wali Kota Malang Sutiaji dalam rapat koordinasi dengan Forkopimda dan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Malang menekankan pada universitas yang hadir untuk memperketat penerapan protokol COVID-19 saat pelaksanaan UTBK.

Satu hal yang menjadi perhatian orang nomor satu di Kota Malang tersebut adalah masuknya peserta UTBK yang berasal dari luar Kota Malang. Kekhawatiran akan penyebaran COVID-19 yang bisa saja menimbulkan kluster baru itu, mengharuskan gugus tugas di masing-masing universitas untuk tetap waspada.

Untuk Kota Malang, kampus yang akan menjalankan UTBK yaitu Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang.

"Jika memang UTBK harus dilakukan secara tatap muka, maka masing-masing rektor diharapkan hanya mengutamakan wilayah Malang Raya saja," pesan Wali Kota Sutiaji, Jumat (26/6/2020).

Terjadinya penumpukan massa, lanjut Sutiaji, harus segera diantisipasi. Karena dari pengalaman tes seleksi di tahun-tahun sebelumnya, setiap calon Mahasiswa Baru (Maba) akan melakukan survei lokasi sehari sebelumnya.

Sutiaji menegaskan, yang tak boleh disepelekan lagi di wilayah area kampus juga harus steril dari PKL (Pedagang Kaki Lima). Mengingat, pedagang biasanya akan bergerombol memasuki area universitas saat proses seleksi berlangsung.

Selanjutnya
Halaman
1 2