Pabrik Rokok di Sumenep Ditutup Setelah 9 Karyawannya Positif COVID-19

Ahmad Rahman - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 22:55 WIB
Bupati Sumenep A. Busro Karim
Bupati Sumenep A. Busro Karim (Foto: Ahmad Rahman)
Suemnep -

Pabrik rokok PT Tanjung Odi di Sumenep ditutup selama 14 hari ke depan. Penutupan dilakukan setelah 9 karyawannya positif COVID-19

Proses penutupan dilakukan Bupati Sumenep A. Busro Karim bersama Forkopimda pada selasa (23/06/2020) sore. Busro mengatakan pabrik untuk sementara ditutup selama 14 hari ke depan untuk dilakukan sterilisasi di dalam pabrik guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

"Untuk sementara perusahaan Tanjung Odi ini selama empat belas hari kita tutup," kata Busro usai melakukan penutupan.

Busro mengatakan dua alasan dilakukannya penutupan adalah pertama pihaknya ingin perusahaan tersebut melakukan sterilisasi, sehingga ketika karyawan nanti masuk lagi, kondisi perusahaan benar-benar bersih dari virus corona. Kedua adanya karyawan yang positif.

Perusahaan melakukan rapid test terhadap semua karyawan. Hasilnya ada 168 karyawan reaktif. Mereka sudah diisolasi secara mandiri di rumah masing-masing, namun tidak dilakukan tes swab oleh perusahaan, sehingga tim covid melakukan swab terhadap 20 orang dari 168 tersebut.

"Dari 168 karyawan yang reaktif, 20 orang di antaranya dilakukan swab oleh tim COVID kabupaten dan ternyata 9 orang hasil swabnya positif dan sudah dilakukan isolasi di rumah sakit," terang Busro.

Sementara untuk karyawan reaktif yang belum diswab, Busro meminta segera dilakukan tes swab oleh perusahaan agar tidak menyebar kemana-mana.

Sementara itu penanggungjawab sementara PT Tanjung Odi Rico Cahyo mengatakan pihak perusahaan setelah liburan lebaran awal Juni lalu sudah melakukan rapid test terhadap semua karyawan. Hasilnya 168 karyawan yang reaktif langsung diminta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Selanjutnya
Halaman
1 2