Begal yang Dikirim ke Akhirat Pernah Celurit Anggota TNI Hingga Meninggal

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 19:25 WIB
begal ditembak mati
Celurit yang digunakan pelaku saat beraksi (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Polisi menembak mati begal yang menggunakan kekerasan hingga korbannya meninggal dunia. Salah satu korbannya yakni anggota TNI di Kota Probolinggo, Sertu Bambang Irawan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko memaparkan pelaku yang ditembak mati yakni Samsul Huda (20) warga Pasuruan. Sebelumnya, pada Jumat (19/6), polisi juga menembak mati rekan Samsul, Heru Kustiawan (25).

"Ada 24 laporan polisi sejak tahun 2019 sampai dengan 2020. Salah satunya sekira tahun 2019 di bulan September korbannya anggota TNI Babinsa yang mendapatkan luka perban, luka ini karena tersangka melakukan tindak pidana kekerasan dengan menggunakan sajam kepada Babinsa tersebut hingga mengakibatkan meninggal dunia," ungkap Truno di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (22/6/2020).

Truno menambahkan kejadian ini terjadi di daerah Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo pada 24 September 2019.

Sebelumnya, aksi pencurian ini terjadi di rumah H Karyadi. Pencurian terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya Karyadi yang tidur terbangun mendengar suara gaduh di dalam rumahnya.

Karyadi lalu mengecek kondisi rumahnya. Dia kemudian memergoki aksi pencurian. Sebuah motor Kawasaki Ninja berwarna merah bernopol P 3898 GJ milik keponakannya, Bagas (20) hendak dicuri. Karyadi lantas menghubungi Babinsa setempat, yakni Sertu Bambang Irawan.

Sertu Bambang pun mendatangi rumah Karyadi dan memergoki aksi pelaku. Bambang kemudian berupaya mengamankan pelaku, namun mendapatkan perlawanan. Keduanya terlibat perkelahian hingga pelaku mengeluarkan celuritnya dan menebaskan ke tubuh Bambang.

Pembacokan ini mengarah ke bagian tangan dan perut hingga Bambang tumbang. Sementara, pelaku langsung melarikan diri usai kejadian. Bambang kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Husada Kota Probolinggo untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, meski sempat menjalani perawatan, Sertu Bambang akhirnya mengembuskan napas terakhir karena kehabisan darah.

(hil/iwd)