Risma Sebut Tren Kesembuhan Kasus COVID-19 Surabaya Tinggi di Indonesia

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2020 20:28 WIB
wali kota risma dampingi Staf Khusus Kepala BIN, Mayjen TNI Dr Suyanto
Wali Kota Risma di Lapangan Hockey (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Pemkot Surabaya menyebut angka kesembuhan di Surabaya tertinggi di Indonesia. Meski jumlah positif COVID-19 tertinggi nomor dua setelah DKI Jakarta.

Meski begitu Pemkot Surabaya tetap berupaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 agar tingkat kesembuhan terus bertambah. Dan tren angka kesembuhan di Surabaya pun tinggi.

"Bahkan, menurut catatan kita (Surabaya) tertinggi di Indonesia untuk kesembuhan," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada wartawan saat di Lapangan Hockey Jalan Dharmawangsa, Sabtu (20/6/2020).

Risma berharap, hari ini juga terdapat kesembuhan yang tinggi di Surabaya. Tak hanya hari ini, melainkan setiap harinya mengalami kenaikan.

Dia menjelaskan, rata-rata terdapat 80-83 orang positif COVID-19. Namun angka kesembuhannya bisa lebih dari separuh jumlah pasien positif COVID-19.

Tonton juga 'Petugas Berkeliling Tegur Warga yang Tak Bermasker di Surabaya':

[Gambas:Video 20detik]

"Kesembuhannya dari 50-60 orang per hari. Tapi hari ini mudah-mudahan besar, karena kemarin kita swab 360. Biasanya itu yang positif kecil sekali karena mereka OTG yang secara fisik sebetulnya mereka sehat," jelasnya.

Jika melihat tren penambahan kasus COVID-19, kata Risma, Surabaya sudah mulai turun. Berbeda saat awal COVID-19 yang diakuinya memang sangat tinggi.

"Di awal itu memang tinggi sekali sampek saya juga takut. Tapi sekarang ini trennya turun, biasanya kalau 1.000 itu tak sampai 10% sekarang yang reaktif," jelasnya.

"Dan itu nanti swab, jadi kita memang kesembuhannya besar karena vitamin dan sebagainya. Bener-bener kita perhatikan seperti itu," pungkasnya.

(fat/fat)