Tren Gowes Saat Transisi New Normal, Warga Surabaya Serbu Toko Sepeda

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 17:04 WIB
toko sepeda di surabaya
Banyak warga Surabaya berburu sepeda (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Tren gowes di masa transisi new normal membuat sejumlah toko sepeda ramai pembeli. Antrean pembeli pun membludak.

Pantauan di toko sepeda di Jalan Wali Kota Mustajab, sejumlah toko sepeda yang berjajar di jalan itu disesaki pembeli. Pihak toko tampak kewalahan melayani pembeli.

Joni (25), salah satu pembeli mengaku memang sengaja mencari sepeda baru untuk aktivitas selama massa new normal. Ia mengaku ikut tren karena kebetulan juga hobi gowes.

"Iya beli lagi baru karena sekarang lagi tren. Apalagi sejak PSBB kan lebih banyak di rumah. Karena sudah gak ada kerjaan, ya diisi aja dengan olahraga biar sehat. Kebetulan hobi juga," ujar Joni, Senin (15/6/2020).

toko sepeda di surabayaTren Gowes Saat Transisi New Normal, Warga Surabaya Serbu Toko Sepeda Foto: Amir Baihaqi

Lain lagi dengan Ari (46), ia menyebut sudah lama ingin membeli sepeda, namun baru punya waktu sekarang. Ia sendiri mengaku ingin bersepeda setelah dirinya mendapat anjuran dari dokter usai pemasangan ring di jantungnya.

"Hobi saya sebenarnya main tenis. Tapi karena saya habis sakit dan ada ring di jantung disarankan dokter olahraga yang ringan seperti renang dan bersepeda," jelas Ari.

"Ya akhirnya saya rencana beli sepeda. Tapi kok pas lagi tren ini. Jadi harganya juga naik," ujarnya.

"Ini saya beli sepeda lipat yang harga normalnya Rp 5 juta, sekarang naik jadi Rp 6,5 juta," tambahnya.

Menurut Ari, ia memilih sepeda lipat karena praktis bisa dibawa ke dalam mobil. Selain itu sepeda lipat juga cocok untuk pemula seperti dirinya.

"Kalau sarannya memang sepeda lipat karena praktis. Untuk yang pemula. Itu juga bisa dibawa ke mana saja terus bisa langsung dipakai," tandasnya.

Tonton juga video 'Optimisme Christine Hakim soal Perfilman Indonesia Hadapi New Normal':

(iwd/iwd)