Begini Tampilan Beda Reog di Masa New Normal New Spirit

Charoline Pebrianti - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 16:04 WIB
reog ponorogo
Para penari Reog kini harus bermasker (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

Pandemi COVID-19 membuat kesenian tradisional Reog dihentikan sementara. Padahal kesenian yang sudah mendunia ini setiap tanggal 11 selalu ditampilkan di tiap desa maupun kelurahan di Ponorogo.

Namun kabar gembira berhembus saat Ponorogo dinyatakan masuk zona kuning. Dengan zona ini, pemkab melunak dan memperbolehkan Reog Ponorogo tampil kembali dnegan syarat protokol kesehatan.

Dengan adanya protokol kesehatan, maka wajah kesenian Reog ini sedikit berubah. Para penarinya harus menjaga jarak dan mengenakan masker.

Pantauan detikcom, para pemain Reog di Sentra Industri UMKM, Jalan Trunojoyo kompak mengenakan masker dan menjaga jarak. Para pemain yang biasanya berjumlah banyak, kini mulai dikurangi. Meski begitu, tidak menutup keindahan tampilan kesenian tradisional Reog Ponorogo.

"Seluruh pemain reog dari mulai ganongan, kelono sewandono dan jathil dalam bermain harus mengutamakan jaga jarak serta pakai masker," tutur Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kepada detikcom, Senin (15/6/2020).

Ipong mengatakan aturan lainnya adalah tempat yang digunakan untuk tampil harus ada jarak antar pemain. Misal, dalam satu lokasi hanya muat 15 orang. Berarti penari jathil atau ganongnya dikurangi.

"Selain itu, penonton juga harus jaga jarak, pakai masker. Ini merupakan new normal untuk masyarakat," jelas Ipong.

Pun selain itu, lanjut Ipong, para pemain Reog juga harus berasal dari desa atau kelurahan yang akan menggelar pertunjukan Reog.

"Ya, mereka pemain Reog harus berasal dari daerah sini. Ini menggambarkan penampilan Reog saat new normal dibolehkan, tapi semua pakai masker kecuali Barongan ya," terang Ipong.

Sebab, selama 4 bulan terakhir para pelaku kesenian termasuk juga Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak. Mereka mengalami penurunan omzet hingga 60 persen.

"Dengan adanya new normal ini diharapkan roda ekonomi di Ponorogo kembali berjalan, namun harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan rajin cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak," papar Ipong.

Simak video 'Didiet Maulana Imbau Masyarakat Makin Bijak saat New Normal':

(iwd/iwd)