Insiden Banting Botol Bir di Pendapa, Anggota Dewan Tidak Jadi Tersangka

Adhar Muttaqin - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 20:36 WIB
Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus banting botol bir di Pendapa Kabupaten Tulungagung. Sedangkan anggota dewan yang ikut ke pendapa lolos dari jeratan hukum.
Jumpa Pers Polres Tulungagung/Foto: Istimewa
Tulungagung -

Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus banting botol bir di Pendapa Kabupaten Tulungagung. Sedangkan anggota dewan yang ikut ke pendapa lolos dari jeratan hukum.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Ardyan Yudo Setyantono mengatakan, tersangka kegaduhan di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung tersebut berinisial YY. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan, keterangan para saksi maupun barang bukti lain.

Polisi meyakini, aksi banting stoples jajanan di ruang tamu pendapa serta banting botol bir di lantai hanya dilakukan oleh YY. Sedangkan teman YY yang merupakan seorang anggota dewan, Suharminto hanya berteriak-teriak dan tidak melakukan perusakan.

"Menetapkan satu tersangka atas nama YY, kami sangkakan Pasal 407 perusakan ringan. Karena memang sudah diatur dalam Perma (Peraturan Mahkamah Agung) yaitu kerugian di bawah Rp 2,5 juta dikenakan tindak pidana ringan. Yaitu dengan ancaman hukuman maksimal 3 bulan," kata Ardyan, Jumat (12/6/2020).


Menurutnya dalam perkara ini, polisi tidak melakukan upaya penahanan terhadap tersangka. Sebab ancaman hukuman yang disangkakan hanya tiga bulan penjara.

Ardyan menambahkan, aksi perusakan yang dilakukan YY terjadi lantaran tersangka dalam pengaruh minuman beralkohol atau mabuk. Menurut polisi, kejadian itu berawal saat Suharminto berencana bersilaturahmi dengan Bupati Maryoto Birowo di pendapa. Saat itu Suharminto mengajak YY yang dalam kondisi mabuk.

Lantaran tidak bertemu dengan bupati, akhirnya terjadi kegaduhan. Hingga akhirnya YY membanting stoples jajanan di ruang tamu dan membanting botol bir di lantai pendapa sampai pecah.

Selanjutnya
Halaman
1 2