Polisi Tetapkan 2 Tersangka Laka Kerja di Pabrik Bioetanol Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 17:26 WIB
Pabrik Bioetanol di Mojokerto
Foto file: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus kecelakaan kerja yang menewaskan 3 pekerja pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Mojokerto. Salah seorang tersangka ternyata menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

"Kami sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Salah satu tersangka menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan kerja tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Sodik Efendi saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (10/6/2020).

Kedua tersangka, lanjut Sodik, merupakan karyawan pabrik bioetanol yang berlokasi di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto tersebut. Yaitu karyawan berinisial M dan B.

Informasi yang dihimpun detikcom, tersangka Misbah atau M menjabat supervisor atau penyelia di divisi biogas plant PT Enero. Sedangkan tersangka yang meninggal dunia yaitu Beni Tri Sucahyo atau B (30), menjabat foreman dalam divisi biogas plant.

"Tersangka M jabatannya supervisor di bagian biogas plant. Kalau tersangka yang meninggal dunia inisial B jabatannya foreman. Status tersangka B batal demi hukum karena sudah meninggal dunia," terangnya.

Penetapan tersangka, menurut Sodik, dilakukan sepekan yang lalu. Yakni pada Selasa (2/6). Menurut dia, penetapan tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup dari hasil penyelidikan, serta hasil gelar perkara. Salah satu bukti berupa keterangan saksi dan surat.

"Kami tetapkan tersangka karena ada hal yang tidak dia kerjakan, ada kelalaian. Sehingga menimbulkan kejadian itu (kecelakaan kerja). Terkait apa kelalaiannya, ini menjadi ranah penyidikan yang tidak bisa kami publikasikan," jelasnya.

Tersangka Misbah, kata Sodik, dijerat dengan pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Mengakibatkan Orang Lain Meninggal Dunia. Tersangka terancam hukuman paling lama 5 tahun penjara.