Dibuka Setelah Ditutup 6 Minggu, Pemohon Banjiri Tempat Layanan SIM

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 09 Jun 2020 15:47 WIB
pengurusan sim
Para pemohon SIM memadati Satpas Colombo (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Pengurusan SIM di Satpas Colombo mulai dibuka. Antrean ratusan pemohon perpanjangan SIM mengular.

Layanan perpanjangan dan permohonan SIM yang membludak bisa dilihat mulai dari Satpas Colombo, SIM keliling, dan juga SIM Corner. Membludaknya pemohon direspons dengan physical distancing dan juga protokol kesehatan yang diterapkan.

Para pemohon diharuskan menjaga jarak, menjalani pemeriksaan suhu, wajib menggunakan masker, dan melewati bilik sterilisasi. Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Candra mengatakan hari ini merupakan hari pertama dibuka layanan SIM setelah enam minggu ditutup.

"Kami sudah atur proktokol kesehatannya, mulai pemohon SIM masuk hingga selesai. Sudah kita matangkan protokolnya," ujar Teddy saat dihubungi detikcom, Selasa (9/6/2020).

Teddy menambahka petugas juga telah disiapkan mulai dari pintu masuk hingga ruang pelayanan. Mereka juga mengunakan face shield dan juga sarung tangan serta lengan panjang.

"Lantai juga sudah kami kasih tanda untuk jaga jarak, petugas juga kami wajibkan pakai face shield," ungkap Teddy.

Teddy mengaku terjadi lonjakan pada pelayanan SIM di hari pertama dibuka. Untuk itu pihaknya mengerahkan dua mobil SIM keliling yang ditempatkan di Kapas Krampung dan juga di Jatim Expo.

"Bagi pemohon SIM jangan khwatir kami sudah memberikan dispensasi selama dua bulan, hingga akhir Juli," ungkap Teddy.

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Yanto Mulyanto mengatakan hingga siang ini, sebanyak 1.000 pemohon sudah mengambil formulir di Satpas Colombo.

"Antrean sudah mencapai 1000 orang. Yang sudah ambil antrian akan kami selesaikan sampai habis. Meskipun jam pelayanan ditutup hingga pukul 16.00 WIB, akan kita selesaikan sampai habis formulirnya. Hari ini 95 persen perpanjangan," ungkap Yanto.

Yanto juga mengimbau warga tidak terburu-buru, sebab Satlantas Polrestabes Surabaya sudah memberikan dipensasi selama dua bulan. Hal ini dilakukan untuk mengihindari penumpukan.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak buru-buru melakukan proses perpanjangan. Karena masih banyak waktu. Dan pelayanan bisa dilakukan di Colombo, BJ Junction, Siola, TP dan SIM Keliling. Semua layanan juga akan diberlakukan protokol kesehatan," tandas Yanto.

Simak video 'Jangan Panik, Dispensasi Perpanjangan SIM Mati Hingga 29 Juni':

(iwd/iwd)