Gubernur Khofifah Putuskan Tidak Perpanjang PSBB Surabaya Raya

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 19:16 WIB
pertemuan 3 kepala daerah di grahadi
Pertemuan dengan 3 kepala daerah Surabaya Raya (Foto: Faiq Azmi/detikcom)

"Jika dilihat dari RTnya, Surabaya Raya kecenderungannya turun. Walau masih naik turun, namun optimistik menurun," terang dr. Windhu Purnomo.

Wali Kota Surabaya, Risma menjelaskan pihaknya ingin PSBB Surabaya Raya tidak diperpanjang. Ia mengaku menjumpai warga yang sudah mengeluh tidak bisa makan.

"Jadi saya khawatir, di beberapa area, warga sudah ngeluh, gak bisa makan. Kayak tukang-tukang yang punya anak istri apalagi masih sewa rumah," terangnya.

Risma mengatakan pihaknya akan mengatur protokol kesehatan secara detail. Pihaknya juga berharap masyarakat bisa melakukan aktivitas secara normal meski protokol kesehatan ditingkatkan.

"Draf perwali yang isinya adalah kami belum tahu nanti keputusannya apa transisi atau, tatanan normal baru. Kami sudah membuat draft, diskusinya adalah sama seperti Bupati Gresik. Karena kalau dilihat perbup/perwali, untuk sanksi tidak kami berikan kalau bukan perda. Peraturan yang kami buat adalah protokol di tempat-tempat kecil, di pasar, mal, warkop, minimarket, toko klontong," jelas Risma.

"Kesimpulannya, kami tidak bisa memberi sanksi bentuknya perwali. Kalau merujuk pergub saat PSBB, maka kita bisa berikan sanksi," pungkasnya.


(fat/fat)