Pria di Surabaya Bunuh Diri dengan Sayat Nadi dan Potong Kemaluan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 19:34 WIB
bunuh diri di surabaya
Lokasi kejadian (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kos di Pakal. Pria tersebut diduga bunuh diri.

Indikasinya adalah adanya luka sayat nadi di tangan kiri, luka sayat pada leher sebelah kiri, dan kemaluannya terpotong. Sebuah cutter ditemukan di samping tubuh korban.

Korban adalah IC (35), warga Tuban. Jenazah IC ditemukan pukul 06.25 WIB oleh penghuni kos yang lain di kamar mandi kos.

"Korban diduga bunuh diri. Diketahui jam setengah tujuh pagi oleh teman kosnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Purwanto saat dihubungi detikcom, Jumat (5/6/2020).

Purwanto mengatakan peristiwa bunuh diri tersebut pertama kali diketahui oleh teman korban yakni FF. Saat itu FF yang menuju ke kamar mandi terkejut karena ada darah di dekat pintu.

Pintu kamar mandi pun susah dibuka karena terhalang tubuh korban. Dengan bantuan penghuni kos lain, pintu akhirnya dapat dibuka. Dan terlihatlah korban sudah tewas bersimbah darah di lantai kamar mandi.

"Pintu kamar mandi didorong paksa dan akhirnya terbuka. Saksi benar telah melihat korban sudah meninggal dunia, bersimbah darah dengan luka sayatan atau gores pada leher sebelah kiri, nadi pada tangan kiri bawah, dan alat vital nya terpotong yang mana terdapat benda tajam atau cutter disela-sela sebelah kanan mayat antara dada dan tangan korban," kata Purwanto.

Purwanto menjelaskan berdasarkan keterangan Agus, yang merupakan keponakan korban, korban sendiri sebelumnya sudah pernah mencoba bunuh diri dengan tali namun gagal. Hal tersebut dikuatkan dengan temuan tali di jok motor korban.

"Korban depresi dan pernah dua kali melakukan percobaan bunuh diri pakai tali. Juga ada surat keterangan sakit jiwa dari RS Menur," tandas Purwanto.

Setelah mendatangi lokasi, Petugas dari Polsek Pakal kemudian menunggu tim inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP kemudian membawa jenazah korban ke Kamar Mayat dr Soetomo.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(iwd/iwd)