Viral Crane Terjungkal Saat Angkat Potongan Batang Pohon

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 14:13 WIB
viral crane terjungkal
Video viral crane terjungkal (Foto: Tangkapan layar)
Malang -

Video crane terjungkal saat mengangkat potongan batang pohon viral di media sosial. Terdengar suara histeris warga sekitar saat peristiwa terjadi.

Video viral itu diunggah akun facebook atas nama Fusuy Putra Ragil pada grup Facebook Info Kriminal & Lalu Lintas Nusantara. Berdurasi 11 detik, rekaman video menampakkan detik-detik crane terjungkal ke jalanan ketika mengangkut batang kayu yang terlihat berukuran kecil.

Dalam postingannya, Fussy menyebut lokasi kejadian berada di Sedayu, Turen, Kabupaten Malang, tepatnya bersebelahan dengan Koramil Turen.

Sesuai penelusuran, peristiwa tersebut benar terjadi di Jalan Raya Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Pohon berukuran raksasa itu memang sejak lama berdiri tepat di sisi jalan nasional yang menghubungkan Turen-Lumajang. Dan penebangan pohon dilakukan pada Rabu (3/6/2020).

Terjungkalnya crane tersebut di Turen, Malang dibenarkan warga. Zaini Ilyas, salah satu warga mengatakan dia melihat sendiri crane itu terjungkal.

"Itu kejadiannya Rabu kemarin. Saya kebetulan melintas di lokasi," kata Zaini.

Sejak diunggah, video itu telah disukai 1.978 warganet serta 326 kali dibagikan. 645 warganet memberikan komentar mengenai peristiwa yang dianggap tak wajar itu.

"Kurang perhitungan beban yang di angkat sama berat keseimbangan mesin bagian belakang, untuk pengalaman semua orang pasti perna mengalami kegagalan ini namanya musiba moga nggak ada korban," komentar Eky Julviandi seperti dilihat detikcom, Jumat (5/6/2020).

Warganet lain juga memiliki pendapat yang sama dengan Eky. Yakni salah atau kurang perhitungan antara berat batang kayu yang diangkut dengan bobot crane. Sehingga alat berat terjungkir karena kelebihan beban.

Lainnya, justru mengaitkan peristiwa itu dengan hal-hal tak kasat mata. Seperti pohon ditunggui makhluk halus atau jin yang tidak terima dengan penebangan pohon.

"Orang awam : pasti ada penunggunya, pasti ada jinya. Ada makhlus halus. Padahal itu salah perhitungan. Overload," kata Sepri.

(iwd/iwd)