Anjlok Banget, Arus Mudik dan Balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang Turun 96%

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 23:21 WIB
pelabuhan ketapang
Pelabuhan Ketapang yang sepi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang Banyuwangi tampak sepi dari pemudik yang akan kembali merantau ke Pulau Dewata. Padahal, tahun sebelumnya sebelum dan sesudah Lebaran, Pelabuhan Ketapang sudah dipadati dengan warga yang akan kembali bekerja di Bali.

Pantauan detikcom, suasana Pelabuhan Ketapang tampak lengang. Hanya sesekali tampak ada pengendara yang akan menyeberang. Pemudik pun enggan berangkat ke Bali lantaran banyaknya persyaratan yang harus disiapkan pemudik saat akan menyeberang.

Data PT. ASDP Indonesia Ferry Ketapang, penurunan jumlah penumpang mencapai 96 persen.

"Kalau data yang kita peroleh, untuk jumlah penumpang dan kendaraan roda dua, kendaraan roda empat pribadi maupun bus terjadi penurunan kisaran 94 sampai 96 persen," jelas General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang Fahmi Alweni, Selasa (2/6/2020).

Sampai saat ini, arus balik penumpang menuju Bali terlihat sangat sepi. Kondisi ini bertolak belakang dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Biasanya, pada H+7 Lebaran lebih sudah mulai mengalir kendaraan yang akan menyeberang ke Bali. Saking banyaknya, kendaraan arus balik bisa memadati area pelabuhan Ketapang.

"Tapi sejak H-7 sampai H+2 ini cenderung sangat sepi lalu lintas penyeberangan di Ketapang menuju Gilimanuk," jelasnya.

Berbeda dengan penumpang umum dan pribadi, kendaraan barang pengangkut logistik menuju pulau Bali justru mengalami peningkatan.

"Untuk kendaraan logistik cenderung meningkat kurang lebih 25 persen," ujarnya.

Terpisah, Rozik, perantau dari Bali enggan berangkat kembali ke Bali. Ini lantaran adanya penerapan ketat yang dilakukan oleh Pemprov Bali. Diantaranya adalah persyaratan rapid test bagi yang akan menyebrang.

"Karena biaya rapid test juga tidak murah. Makanya cari kerja disini saja dulu. Tidak cari di Bali. Kebetulan di Bali sudah selesai kontrak," tambahnya.

(iwd/iwd)