Kisah Sedih Penantian 10 Tahun Maliki yang Gagal Berangkat Haji Tahun Ini

Ainur Rofiq - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 21:43 WIB
warga bojonegoro gagal berangkat haji
Maliki bebatik hijau dan istri serta anak cucunya (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Bojonegoro -

Sabar dan pasrah, itulah yang harus dilakukan Maliki warga Bojonegoro. Pria berusia 78 tahun itu salah satu Calon Jemaah Haji (CJH) yang mendapat kabar pembatalan keberangkatan haji tahun 2020.

Impiannya menginjakkan kaki di tanah suci Mekkah yang sudah diimpikan dan diidamkan selama 10 tahun belum terlaksana. Ini karena Kota Arab Saudi dan di dunia pada umumnya masih dilanda pandemi Corona.

Mata Maliki nanar melihat pengumuman di televisi yang menyebut keberangkatan haji tahun 2020 ditunda karena wabah Corona. Meski sempat terdiam cukup lama, pada akhirnya Maliki mengaku ikhlas dengan pembatalan ini.

"Ya sedih dengar kabar tadi, kurang lebih 10 tahun nunggu untuk bisa berangkat haji. Tapi iklhas dan pasrah saja, karena mungkin ini sudah takdir juga," ucapnya kepada detikcom dengan bibir bergetar di rumahnya Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Selasa (2/6/2020).

Maliki selama ini selama ini bekerja sebagai tukang reparasi sepeda onthel, rencananya berangkat haji tahun ini bersama 9 orang dari kampungnya.

"Saya tukang reparasi sepeda. Juga dipercaya oleh warga sebagai salah satu imam rawatib di masjid kampung. Ada juga tetangga juga sekitar 9 orang yang bernasib sama. Mereka dari berbagai kalangan, mulai PNS, petani ada juga polisi dan bidan," jelasnya.

Meski begitu, dirinya berharap bisa berangkat haji tahun depan. Dirinya memaklumi pembatalan pemberangkatan haji ini dikarenakan pandemi COVID-19. Hal itu pun demi keselamatan dirinya dan untuk masyarakat luas.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2