Perkuliahan dan UTBK akan Digelar, Unair Siapkan New Normal

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 19:32 WIB
Rektor Unair Surabaya Prof dr Nasih
Rektor Unair Prof M. Nasih (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Juni mendatang. Diharapkan jadwal pelaksanaan ini tidak mundur saat masih ada wabah Corona.

Rektor Unair Prof M. Nasih mengatakan, hasil SBMPTN UTBK akan diumumkan akhir Juli. Setelah itu dilanjutkan bulan berikutnya untuk penerimaan calon mahasiswa lewat jalur mandiri.

"SBMPTN UTBK-nya akan dilakukan pada tanggal 5-12 Juni, mudah-mudahan tidak mundur. Berarti kita baru bisa mengumumkan sbmptn itu tanggal 25 Juli setelah itu baru ada proses di bulan Agustus penerimaan mandiri," kata Nasih, Jumat (29/5/2020).

Jika penerimaan mandiri sudah selesai, maka pelaksanaan belajar mengajar bisa dilakukan. Nasih berharap pada September mendatang perkuliahan semester gasal sudah dilakukan.

"Mudah-mudahan awal September perkuliahan dan seterusnya akan bisa kita lakukan untuk semester gasal 2020-2021," ujarnya.

Berkaitan dengan new normal yang digelorakan Presiden Jokowi dengan perkuliahan, Unair sudah melakukan banyak persiapan. Salah satunya mengganti perkuliahan tatap muka dengan daring sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

"Sementara untuk perkuliahan-perkuliahan yang tidak mungkin secara online sekarang sedang proses untuk persiapan laboratorium, setting tempat duduk dan seterusnya sehingga yang di lab akan memenuhi kriteria COVID-19," jelasnya.

Nasih optimis jika Unair sudah bisa melakukan perkuliahan semester gasal. Awal perkuliahan untuk mahasiswa baru, kegiatan OSPEK pun ditunda sementara waktu. Nantinya OSPEK akan diganti di semester selanjutnya.

Meski ditunda, Unair tetap memberikan penjelasan tentang latar belakang kampung dan perkuliahan secara daring. Dan ketika kondisi pandemi sudah dinyatakan aman baru dapat dilaksanakan OSPEK secara fisik.

"OSPEK tetap ada tapu ditunda, kalau biasanya masuk OSPEK, nah ditunda ke semester dua atau tiga setelah kondisi memungkinkan akan OSPEK secara fisik," pungkasnya.

(fat/fat)