Depresi Sedang, TKA China yang Ngamuk di Bandara Banyuwangi Dideportasi

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 17:04 WIB
tka china pulang lewat bandara banyuwangi
TKA China Cui Changqing saat di Bandara Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/File)
Banyuwangi -

Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China Cui Changqing dipulangkan paksa oleh pihak imigrasi Jember. Hal ini sesuai dengan hasil tes kejiwaan dari yang bersangkutan. Polisi menerima hasil tes kejiwaan Cui yang ternyata mengalami depresi sedang.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin mengatakan setelah sempat diamankan karena merusak fasilitas Bandara Banyuwangi, Cui langsung diperiksakan kejiwaannya ke psikiater di Banyuwangi.

Alasan pemeriksaan kejiwaan itu tak lain karena yang bersangkutan masih ngomel-ngomel tidak jelas dengan bahasa Mandarin saat diamankan di Mapolresta Banyuwangi. Pemeriksaan kejiwaan dilakukan oleh dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikiatri dr Agustina Sjenny, Sp,Kj.

"Hasil pemeriksaan kejiwaan ternyata baru diketahui jika yang bersangkutan mengalami depresi sedang," ujar Arman kepada detikcom, Jumat (29/5/2020).

Menurut keterangan dokter spesialis kedokteran kejiwaan itu, yang bersangkutan juga tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di tambah pihak angkasa pura 2 juga mencabut laporan perusakan yang dilakukan oleh Cui dengan alasan tingkat kerusakan ringan pada bagian keyboard.

"Laporan polisinya dicabut, karena kerusakan ringan," katanya.

Karena tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya, Rabu malam (27/5), Cui Changqing langsung dibawa oleh pihak imigrasi Jember untuk selanjutnya penanganan kelanjutannya menjadi kewenangan pihak imigrasi.

"Apakah akan dipulangkan paksa ke negara asalnya atau bagaimana, itu menjadi ranah dan kewenangan imigrasi. Yang jelas, untuk perkara perusakan fasilitas bandara secara otomatis tidak bisa dilanjutkan karena laporannya dicabut, dan yang bersangkutan juga tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya atas hasil dari pemeriksaan kejiwaan," pungkas Arman.

Diberitakan sebelumnya, Cui Changqing bertahan di Bandara Banyuwangi sejak Senin (25/5/2020). TKA asal China itu tak ikut pulang bersama dengan 146 TKA lainnya ke Negara asalnya. Bahkan dia nekat bersembunyi di bawah kolong bus pariwisata yang membawanya dari Jember.

Cui berulah dengan berteriak-teriak menuntut haknya. Negosiasi alot dilakukan oleh polisi, agen pemberangkatan, perusahaan hingga penerjemah dari Banyuwangi. Namun tetap tidak membuahkan hasil.

Buntutnya, Cui melakukan pengrusakan komputer yang berada di pintu masuk pemberangkatan Bandara Banyuwangi. Saat ini, Cui diamankan di Mapolresta Banyuwangi. TKA tersebut merupakan pekerja dari perusahaan pembangunan pabrik semen di Jember, PT Sinoma Engineering.

(iwd/iwd)