Kasus COVID-19 Jatim Terus Bertambah, PMI Terjunkan Relawan Tangani Corona

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 16:57 WIB
Poster
Ilsutrasi Corona (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Meningkatnya angka kasus Corona, Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat akan menurunkan sebagian relawannya membantu mengendalikan penyebaran COVID-19. Langkah ini pun disambut baik pemerintah provinsi.

Sekjen PMI Sudirman Said menjelaskan keterlibatan relawan PMI membantu mengendalikan kasus COVID-19 di Jawa Timur, sudah menjadi kesepakatan antara Ketua Gugus Tugas Nasional COVID-19 Letjend Doni Monardo dengan Ketum PMI Jusuf Kalla. Langkah ini pun sudah menjadi tugas PMI untuk ikut menurunkan kasus COVID-19 yang kian mengkhawatirkan.

"PMI memperkuat operasi di Jawa Timur karena ada gejala, terutama Kota Surabaya dan sekitarnya menjadi episentrum baru. Ditambah sebagai organisasi kuasai pemerintah, tugas PMI adalah mendukung masyarakat dan membantu upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini," kata Sudirman di Surabaya, Jumat (29/5/2020).

Koordinasi dengan stakeholders lainnya juga menjadi hal utama dalam persiapan mengerahkan relawan. Persiapan bahkan sudah difokuskan sejak Ramadhan 2020. "Kami persiapkan sejak sebelum libur Lebaran, seperti halnya berkoordinasi dengan PMI Jawa Timur, pemerintah daerah Jawa Timur, Kodam V Brawijaya, Polda Jatim, serta para relawan sedang terus dilakukan," terangnya.

Menyusul kebutuhan logistik dan kendaraan yang mendukung relawan menghadapi COVID-19, jelas Sudirman, tengah dipersiapkan. Bahkan, kendaraan operasional sebagian sudah bergerak ke Jawa Timur untuk persiapan melakukan lahkah-langkah tindakan. "Gudang logistik dan posko operasi sedang kami persiapkan," tambahnya.

Para relawan nantinya bekerja sesuai target-target tertentu untuk melawan COVID-19. Dengan melakukan sterilisasi kota-kota berisiko tinggi. Salah satunya, melakukan penyemprotan disinfektasi secara besar-besaran, sosialisasi physical distancing, serta sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Mereka akan melakukan pembagian kit kesehatan seperti masker dan sabun antiseptik, melakukan penyemprotan, dan pelayanan ambulans untuk pasien, hingga pengurusan jenazah COVID-19," tuturnya.

Sementara pakar epidemiologi dr L Aswin Pramono, SpPD M. Epid menjelaskan peran relawan dalam membantu melawan pendemi ini.

"Sosialisasi physical distancing dalam situasi PSBB ini di semua sektor. Pendidikan, perdagangan/industri, kendaraan umum, tempat umum, mal, restoran, mesti dilakukan," terang dr Aswin.

Tak hanya itu, jelas dia, para relawan juga harus aktif di media sosial melawan Corona. Langkah ini juga perlu dilakukan untuk selalu menyuarakan kewaspadaan terhadap pandemi COVID-19.

(sun/bdh)