Positif Corona Tanpa Gejala, Karyawan Swasta Diisolasi di Rusunawa Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 14:30 WIB
Rusunawa di Kota Mojokerto
Foto file: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Seorang pria 58 tahun warga Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dinyatakan positif COVID-19. Karyawan perusahaan swasta di Surabaya ini diisolasi di Rusunawa Cinde lantaran tidak mengalami gejala klinis terkait Corona.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, pasien diketahui terjangkit virus Corona saat perusahaan tempatnya bekerja menggelar rapid test pada Senin (11/5).

Pria 58 tahun tersebut bekerja di perusahaan swasta di Surabaya. Dia setiap hari pulang-pergi dari Kota Pahlawan ke Kota Mojokerto.

"Hasil rapid test reaktif, kemudian besoknya (12/5) pasien menjalani tes swab," kata Gaguk saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (23/5/2020).

Hasil tes swab pasien tersebut baru keluar dan diumumkan Jumat (22/5). Menurut Gaguk, karyawan perusahaan swasta itu positif COVID-19. "Pasien tidak ada gejala klinis," terangnya.

Oleh sebab itu, lanjut Gaguk, pasien diisolasi di Rusunawa Cinde, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto sejak kemarin. Pasien diisolasi di rusunawa bersama ibu dan anak warga Kecamatan Prajurit Kulon yang juga tanpa gejala klinis terkait Corona. Yakni perempuan 36 tahun dan anak perempuan 9 tahun.

Sementara tim tracing melacak orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien. Sejauh ini ditemukan 9 orang yang pernah kontak erat dengan pria 58 tahun tersebut.

"Hari ini semua kontak erat kami rapid test. Kalau ada yang reaktif, langsung dites swab," tandasnya.

Dengan demikian, positif Corona di Kota Mojokerto menjadi 6 orang. Yaitu pria 32 tahun asal Kecamatan Kranggan dokter rumah sakit swasta di Surabaya, pria 33 tahun asal Magersari dokter di Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dan pria 27 tahun asal Prajurit Kulon anak buah kapal (ABK).

Disusul perempuan 36 tahun karyawan perusahaan telekomunikasi di Surabaya dan anak perempuannya usia 9 tahun warga Prajurit Kulon, serta pria 58 tahun warga Magersari karyawan perusahaan swasta di Surabaya.

Dari jumlah itu, baru satu orang yang dinyatakan sembuh. Yaitu pria 32 tahun asal Kecamatan Kranggan dokter rumah sakit swasta di Surabaya.

(fat/fat)