Warga Probolinggo Diminta Salat Id di Rumah Saja untuk Putus Sebaran Corona

M Rofiq - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 10:03 WIB
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ferdy Irawan
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ferdy Irawan (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo akhirnya sepakat meniadakan salat Id dan takbir keliling. Kesepakatan itu tercapai setelah melalui rapat koordinasi dengan alasan utama masih banyak dan terus adanya penambahan warga yang terpapar COVID-19.

Ditambah adanya surat dari MUI Kabupaten Probolinggo untuk tidak menggelar salat Id, dan menghimbau salat Id dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarganya.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ferdy Irawan menyerukan warga untuk mematuhi arahan dan imbauan MUI dan Pemkab Probolinggo untuk tidak melakukan takbir keliling dan menggelar salat Id Agar penyebaran COVID-19 segera bisa putus.

"Mari kita patuhi peraturan Pemkab dan MUI Kabupaten Probolinggo. Hasil rapat koordinasi setelah adanya peningkatan angka orang terpapar COVID-19 di Kabupaten Probolinggo, sepakat untuk meniadakan takbir keliling dan salat Id," ujar Ferdy kepada detikcom, Sabtu (23/5/2020).

Ferdy juga akan menempatkan anggotanya di jalan untuk mengantisipasi adanya warga yang masih tetap melakukan takbir keliling. Jika ditemui itu, maka tindakan persuasif akan dilakukan.

"Kami akan melakukan penyekatan dan menempatkan anggota di jalan. Kami perintahkan anggota melakukan tindakan persuasif jika ada warga tetap menggelar takbir keliling. Kami berharap kesadaran warga di Kabupaten Probolinggo untuk menggelar salat Id rumah saja agar tidak terus bertambah warga terpapar virus Corona," kata Ferdy.

Keputusan yang dilakukan Forkopimda Kabupaten Probolinggo, kata Ferdy, dilakukan demi kebaikan bersama untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 agar bencana non alam ini segera selesai.

"Tetap lakukan physical distancing, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan patuhi anjuran sesuai protokol kesehatan," tandas Ferdy.

Di Kabupaten Probolinggo, jumlah pasien positif Corona menjadi 75 orang, 452 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 56 orang Pasien Dalam Pemgawasan (PDP). Angka tersebut menjadikan Kabupaten Probolinggo menjadi nomor 4 daerah teratas di Jawa Timur dalam hal jumlah kasus pasien Corona.

(iwd/iwd)