Surabaya Tambah 311 Kasus Positif Dalam Sehari, Ini Penyebabnya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 22 Mei 2020 15:38 WIB
50 Pedagang dan Buruh Pasar Keputran Jalani Rapid Test, Hasilnya?
Rapid test pedagang Pasar Keputran (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Jumlah kasus positif Corona di Jawa Timur mencapai 502 pada Kamis (21/5). Dari jumlah itu, 311 kasus berasal dari Surabaya.

Sebelumnya, tambahan kasus positif di Surabaya juga terbanyak di antara kabupaten/kota di Jatim. Padahal Surabaya sendiri sudah menerapkan PSBB. Apakah PSBB di Surabaya gagal dengan makin banyaknya jumlah pasien positif COVID-19?

Wakil Gugus Tugas COVID-19 Surabaya M Fikser mengelak jika dikatakan PSBB di Surabaya gagal. Fikser mengatakan banyaknya jumlah kasus pasien positif COVID-19 di Surabaya lebih dikarenakan masifnya rapid test.

"Karena rapid test massal. Hasil tes reaktif kemudian kita test swab. Nah hasilnya baru keluar sekarang ini," kata Fikser saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (22/5/2020).

Fikser mengaku masih melakukan kroscek data dari tes swab yang dilakukan sebelumnya. Pada saat hasilnya keluar, bisa jadi terjadi lonjakan yang signifikan di Surabaya.

"Nanti kami kasihkan data, saya lihat tanggalnya dulu," ujar Fikser.

Fikser menambahkan saat ini masih ada hasil test swab yang masih belum keluar.

"Kami masih ada lagi yang belum keluar (hasil test swab). Jadi kita usulkan swab yang kemarin-kemarin. Jadi masih ada 700 yang belum keluar. Kemarin kan ada 800 sudah keluar. Jadi kami ada 15 ribu rapid test, nanti kita kirim rinciannya berapa yang reaktif, berapa yang kita usulkan swab," tandas Fikser.

WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati:

(iwd/iwd)