Kereta Luar Biasa Dibuka Sepekan di Surabaya, 224 Penumpang Naik, 22 Ditolak

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 20:05 WIB
stasiun pasar turi
Stasiun Pasar Turi (Foto: Esti Widiyana/File)
Surabaya -

Sudah 7 hari kereta api luar biasa (KLB) dibuka. Sudah ada ratusan penumpang dari tiga jalur yang turun ke Stasiun Pasar Turi Surabaya. Begitu pun sebaliknya, terdapat ratusan penumpang dari Surabaya menuju Jakarta dan Bandung lewat tiga jalur.

Dari data yang diterima, sejak 12 sampai 19 Mei penumpang yang naik di Daop 8 Surabaya ada 224 orang. Sedangkan penumpang yang turun di Daop 8 Surabaya ada 332 orang.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto menegaskan, KLB bukan untuk masyarakat umum. KLB ini diperuntukkan masyarakat berkepentingan dan berkebutuhan khusus sesuai dengan surat edaran satgas COVID-19 no. 4.

"Jumlahnya memang sangat sedikit, minim. Bukan tidak laku (tiket kereta) tapi memang kita melakukan screening," kata Suprapto saat dihubungi detikcom, Selasa (19/5/3020).

Hari ini, jumlah calon penumpang yang mengajukan izin ada 73 orang. Sementara jumlah calon penumpang yang membeli tiket ada 51 orang.

51 Calon penumpang yang sudah memesan tiket memiliki beberapa alasan kuat sehingga dapat melakukan perjalanan. Mereka di antaranya adalah ASN/TNI/Polri 10 orang, BUMN 5 orang, swasta 32 orang, sakit 2 orang, migran 1 orang, dan mahasiswa 1 orang.

Ada pun penumpang yang ditolak untuk berangkat ke Jakarta dan Bandung dari Daop 8 Surabaya ada 22 orang. Mereka ditolak dengan berbagai alasan.

"Tidak ada surat bebas COVID-19 ada 4, surat bebas COVID-19 kedaluwarsa ada 2, tidak ada surat tugas 14, dan alasan keperluan kurang tepat 2 orang," jelasnya.

Selain itu, ada pun penolakan karena alasan penerapan ganjil genap mulai 15 Mei lalu. "Dari 15 sampai sekarang ke arah Surabaya tanggal genap, kalau dari arah Jakarta ganjil. Hari ini nggak jalan, cuman kedatangan saja kalau besok baru keberangkatannya," pungkas Soeprapto.

(iwd/iwd)