Alasan Pelaku Pamer Alat Kelamin di Bojonegoro, Jauh dari Istri

Ainur Rofiq - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 18:18 WIB
pamer alat kelamin
Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro -

Pria pelaku pamer alat kelamin di Bojonegoro yang sempat viral di medsos telah diamankan. Alasan dia melakukan aksi asusilanya karena jauh dari istri.

Pelaku adalah Agung Nurcahyo (36), warga Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Di hadapan penyidik, Agung mengaku bersalah dan mengakui perbuatannya. Ia khilaf karena terdorong nafsu.

"Saya khilaf. Dan ini baru pertama kali. Jadi tiba-tiba lihat perempuan lewat, terus kepingin hasrat itu," ujar Agung di hadapan penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro. Selasa (19/5/2020).

Pria dengan tato di kaki ini sebenarnya sudah berkeluarga dan sudah mempunyai anak. Namun anak dan istrinya berada jauh darinya. Istri dan anaknya saat ini berada di Kalimantan.

"Saya sebenarnya sudah berkeluarga, namun istri dan anak masih di Kalimantan. Sudah 5 bulan pisah," kata Agung.

Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan mengatakan Agus melakukan perbuatan asusila tersebut dalam perjalanannya di Sugihwaras-Kedungadem. Ia bertemu dengan korban dan secara spontan melakukan perbuatannya.

"Pelaku melihat korban sedang mengendarai motor sendirian. Kemudian timbul hasrat memperlihatkan alat kelaminnya," kata Budi.

Sebelumnya viral foto dan video perempuan yang mengaku telah dilecehkan. Perempuan tersebut mengaku seorang pria telah memamerkan kelamin di hadapannya, di atas sepeda motor.

Foto itu sendiri memperlihatkan chat korban yang berisi kronologi kejadian pelecehan yang menimpanya.

Sementara video memperlihatkan korban sedang mengejar pelaku. Video berdurasi 14 detik itu memperlihatkan korban yang mengendarai motor sedang mengejar pelaku di depannya. Pelaku yang mengenakan kaus hitam juga mengendarai motor. Korban mengucapkan pelat nomor motor pelaku.

"S 6501 CP," ucap korban.

Kini video itu dijadikan sebagai alat bukti untuk laporan. Akibat perbuatan itu Agus dikenakan pasal 36 jo pasal 10 UU No. 44 Tahun 2008 tentang pornografi atau pasal 281 KUHP.

(iwd/iwd)