Dampak Corona Jelang Lebaran, Transaksi di Pegadaian Blitar Meningkat

Erliana Riady - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 09:26 WIB
Pandemi Corona Jelang Lebaran di Blitar, Banyak Perhiasan dan Mobil Digadaikan
Pegadaian di Blitar (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Blitar -

Sepekan menjelang lebaran, banyak perhiasan dan mobil warga Blitar digadaikan. Jumlahnya bahkan meningkat 100 persen di saat pandemi Corona ini.

Pimpinan Pegadaian Cabang Blitar, Imam Syafi'i mengatakan, jumlah warga Blitar Raya yang menggadaikan barangnya mulai naik sejak awal adanya pandemi Corona. Dan meningkat sepekan menjelang Lebaran. Karena pegadaian, menjadi tumpuan dana masyarakat dengan beragam produk yang sangat diminati masyarakat.

"Kalau dilihat dari jumlah nasabah yang datang dan omzet transaksi, ada kenaikan sampai 100 persen. Tapi tahun ini lebih banyak untuk biaya konsumsi, mungkin membeli stok bahan pangan selama wabah Corona ini," kata Imam kepada detikcom, Selasa (19/5/2020).

Jika dilihat dari jumlah nasabah yang datang, lanjut Imam, pada hari normal sebanyak 150 sampai 200 orang/hari. Namun sejak awal Mei, ada kenaikan sampai sekitar 500 orang/hari.

Dari kenaikan jumlah pengunjung atau nasabah itu, jika omzet atau penyaluran gadai pada hari normal sebesar Rp 200 juta/hari, sejak pandemi Corona naik menjadi Rp 450-500 juta/hari.

Imam juga menambahkan, ada tiga jenis barang yang banyak digadaikan ketika Corona mulai mewabah. Pertama perhiasan, kedua mobil dan ketiga laptop. Menurut Imam, dari nasabah yang menggadaikan perhiasan dan mobilnya mereka mengaku mendapat dua keuntungan.

"Mereka mengaku untung secara ekonomi dan keamanan. Apalagi ada physical dan social distancing ini. Dengan menggadaikan perhiasan dan mobil, mereka bisa membeli stok pangan dan barang yang digadaikan di sini, istilahnya dititipkan biar lebih aman," ungkapnya.

Dari jumlah perhiasan yang digadaikan, jika hari normal ada 100 potong, saat ini naik sampai 200 potong/hari. Sedangkan mobil, sampai hari ini sudah ada sekitar 30 unit yang sudah masuk ruang penyimpanan.

Sebagai lembaga keuangan pemerintah yang menyalurkan kredit dengan sistem gadai, mereka juga menawarkan program kredit tanpa bunga selama pandemi Corona ini. Kredit tanpa bunga ini, merupakan program relaksasi lembaga penyalur kredit selama pandemi Corona masih ada.

"Banyak juga yang minat. Maksimal kredit yang kami salurkan Rp 1 juta. Ini tanpa bunga, dan nasabah bisa melunasinya tiga bulan ke depan," pungkasnya.

Simak juga video 5 Hari Jelang Lebaran Pemerintah Salurkan Bansos ke 8,3 Juta KPM:

(fat/fat)