Polisi Tangkap 3 Pelaku Pembunuhan Fashion Stylist di Jember

Yakub Mulyono - detikNews
Minggu, 17 Mei 2020 21:20 WIB
pembunuhan di jember
Mobil milik korban yang diamankan dari pelaku (Foto: Yakub Mulyono)
Jember -

Polisi menangkap 3 orang pelaku pembunuhan terhadap Yohanes Satriyo Leonardo Garry, seorang fashion stylist yang tinggal di Jalan Kertanegara, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Fran Dalanta Kembaren mengatakan setelah dilakukan proses lidik selama kurang lebih 3 hari, pelaku dugaan pembunuhan terhadap korban yang berprofesi sebagai Fashion Stylish itu sudah tertangkap.

"Ada 3 pelaku yang sudah kami amankan, dan untuk kronologis kejadian besok (Senin) akan dirilis Kapolres," kata Fran saat dikonfirmasi di Mapolres Jember, Minggu (17/5/2020) malam.

Fran enggan menjelaskan kronologis lengkap proses penangkapan terhadap ketiga tersangka tersebut. "Besok saja lebih lengkap," pungkasnya.

Dari keterangan anggota Reskrim Polres Jember yang enggan disebutkan namanya, proses penangkapan ketiga tersangka itu dilakukan di wilayah Kecamatan Ledokombo.

"Ditangkapnya tadi siang, dan masih proses lidik. Lebih jelas nanti di Kasat atau Kapolres," katanya singkat.

Diketahui dari penangkapan itu, mobil Datsun Go Panca warna silver berpelat P 1268 GX yang diduga milik korban juga turut diamankan di Mapolres Jember.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang berprofesi sebagai koreografer dan fashion stylist di Jember ditemukan tewas dalam kamar tidurnya, Jumat (15/5/2020) malam. Pria bernama Yohanes Satriyo Leonardo Garry itu baru diketahui tewas setelah dua hari dengan posisi tengkurap dan dengan tampak banyak bercak darah di sekitar ruangan kamarnya.

Pria berumur 35 tahun ini diduga menjadi korban pembunuhan dan pencurian oleh orang yang dikenalnya, karena kondisi rumah terkunci dari dalam dan tidak ada kerusakan.

Tapi kunci pintu rumah bagian depan hilang, dan mobil Datsun Go Panca warna silver milik korban tidak tampak kurang lebih dua hari belakangan.

Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh kakak perempuannya, yang mengaku sejak dua hari belakangan menghilang dan tidak bisa dihubungi ponselnya.

(iwd/iwd)