Round-Up

Cerita Muncikari Kena Gerebek yang Dulu Pernah Jadi PSK Prostitusi Online

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Mei 2020 11:49 WIB
prostitusi online di surabaya
Tujuh PSK yang diamankan (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Ada fakta baru tentang penggerebekan prostitusi online di sebuah hotel di kawasan Gubeng, Surabaya. Dua dari tujuh muncikari yang diamankan ternyata pernah berada di posisi tujuh PSK yang juga ikut diamankan.

Ya, dua muncikari tersebut pernah menjadi PSK dan juga pernah melakukan expo di hotel. Uang yang lebih banyak atau keuntungan lebih membuat mereka beralih profesi menjadi muncikari.

"Ada dua orang yang dulunya juga pelaku prostitusi lalu jadi muncikari," ungkap Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra kepada detikcom di Surabaya, Sabtu (16/5/2020).

Agung memaparkan muncikari mendapat keuntungan dari pembagian tarif PSK yang dinaunginya. Tarif PSK yang juga dari Bandung itu pun beragam mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 800 ribu.

Jika dalam sehari PSK bisa melayani hingga tujuh pelanggan, Agung menyebut muncikari bisa mengantongi keuntungan mulai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta dalam sehari.

"Anak buahnya kan melayani antara lima sampai tujuh orang setiap hari, kalau penghasilannya sekitar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta satu hari," kata Agung.

Penghasilan ini, tambah Agung, merupakan penghasilan rata-rata satu muncikari. Dalam penggerebekan, Aung memang mengamankan tujuh muncikari yang masing-masing memiliki satu anak buah.

"Satu muncikari satu hari segitu penghasilannya," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2