Parah, Pembagian BLT di Mojokerto Abaikan Physical Distancing

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 16 Mei 2020 15:33 WIB
bst di mojokerto tanpa physical distancing
Tak ada physical distancing saat pembagian BLT di Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Pembagian bantuan sosial (bansos) tunai kepada ribuan rumah tangga terdampak wabah virus Corona di Kabupaten Mojokerto masih mengabaikan physical distancing. Padahal, Bumi Majapahit ini sudah menjadi zona merah COVID-19.

Seperti yang terjadi di kantor Kecamatan Puri di Jalan Jendral Sudirman, Desa/Kecamatan Puri. Antrean para penerima bansos tunai mengular mulai dari pendapa kecamatan hingga ke jalan raya.

Ironisnya, antrean warga tersebut mengabaikan physical distancing. Mereka berbaris tanpa menjaga jarak aman dari penularan virus Corona. Karena para pria dan perempuan itu nampak berdesakan.

Camat Puri Narulita Priswiandini mengatakan, bansos tunai dari Kementerian Sosial dibagikan kepada 2.832 keluarga di wilayahnya. Setiap KK menerima uang tunai Rp 600.000. Pembagian yang dipusatkan di kantor kecamatan itu dilakuan dalam satu hari ini saja.

"Bantuan untuk keluarga penerima manfaat dari 16 desa di Kecamatan Puri kami bagikan hari ini. Setiap desa kami batasi selama satu jam," kata Narulita kepada wartawan di lokasi, Sabtu (16/5/2020).

Ia mengaku telah berupaya keras untuk mencegah kerumunan warga penerima bansos tunai. Mulai dari meminta bantuan pengamanan dari Polsek dan Koramil Puri, meminta petugas medis memeriksa suhu tubuh dan memberikan hand sanitizer, mengatur jarak tempat duduk, hingga mewajibkan warga memakai masker.

Namun, ratusan penerima bansos tunai itu tetap saja berkerumun. Keterbatasan waktu pembagian bansos oleh petugas kantor Pos Indonesia juga menjadi penyebabnya. Yakni satu hari satu kecamatan.

BST di Mojokerto tanpa physical distancingBST di Mojokerto tanpa physical distancing (Foto: Enggran Eko Budianto)

"Kami sudah semaksimal mungkin mengatur antrean. Tentu saja masyarakat harus terus diingatkan untuk menjaga jarak karena waktu dan tempatnya (untuk membagikan bansos tunai) terbatas," terang Narulita.

Pembagian bansos tunai di Kecamatan Puri akan digelar hingga sore nanti. Narulita mewanti-wanti para penerima bansos agar menggunakan uang tersebut untuk belanja kebutuhan pokok.

"Kami berharap bantuan ini tepat sasaran karena kami sudah melakukan verifikasi di setiap desa," tandasnya.

Simak juga video Ratusan Warga Berdesakan Antre Bansos di Kantor Pos Subang:

(iwd/iwd)