Anggota DPRD Gresik Tawari Bocah Korban Perkosaan Rp 1 M agar Cabut Laporan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 18:52 WIB
Poster
Ilustrasi kasus pemerkosaan (Edi Wahyono/detikcom)
Gresik -

Seorang siswi SMP di Gresik menjadi korban pemerkosaan. Terlapor mengutus anggota DPRD untuk merayu keluarga korban agar mencabut laporan dengan iming-iming uang Rp 1 miliar.

"Setelah kami laporan ke polres hari Jumat (April 2020), hari Sabtu (terlapor) datang bersama istrinya untuk mengajak damai," kata ibu korban, IS (49), kepada detikcom, Kamis (14/5/2020).

Namun kala itu terlapor urung masuk ke rumah korban. IS mengatakan kakak-kakak korban masih emosional dan korban trauma bertemu dengan terlapor.

"Namanya juga adik diperlakukan seperti itu, siapa yang tidak panas (emosional)," terang IS.


Akhirnya terlapor berinisial SG dan istrinya diajak ke rumah samping. Di sana, SG mengaku bersedia menikahi korban yang tengah hamil 7 bulan.

Namun keluarga korban menolak tawaran tersebut. Terlebih, keluarga korban sempat mendengar bahwa SG pernah meminta korban menggugurkan kandungannya.

Sebelumnya, IS juga mengaku mendapatkan telepon dari kakaknya atau pakde korban. IS mendapat laporan bahwa kakaknya didatangi anggota DPRD Gresik, yang meminta kasus pemerkosaan tersebut diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Selanjutnya
Halaman
1 2