PSBB Malang Raya, Pasar Tradisional Terapkan Ganjil-Genap

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 10:56 WIB
pedagang di Pasar Klojen, Kota Malang
Pedagang di Pasar Klojen, Kota Malang (Foto: Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang -

Aturan PSBB Malang Raya mulai disosialisasikan. Dari beberapa aturan, salah satunya mengatur ganjil genap di pasar tradisional.

Seperti yang sudah berlaku di Pasar Klojen, Kota Malang. Hari ini, pedagang dengan nomor lapak ganjil saja yang berjualan. Besok, lapak nomor genap mendapatkan giliran membuka usahanya.

"Hari ini pertama dimulai, untuk nomor ganjil. Besok genap, dan yang ganjil libur," kata Inul (51), pedagang jamu di Pasar Klojen saat ditemui detikcom, Kamis (16/5/2020).

Inul mengaku, sosialisasi sudah dilakukan beberapa hari kemarin. Bahwa PSBB Malang Raya mulai dilaksanakan pekan depan. Lapak para pedagang kemudian ditempel nomor sesuai urutan.

"Sosialisasinya sudah, hari ini mulai pelaksanaan. Pedagang juga diwajibkan mengenakan masker," ujarnya.

Inul mengaku, bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat datang ke Pasar Klojen untuk melihat langsung penerapan ganjil-genal pada lapak pedagang. "Tadi gubernur kesini, melihat situasi pasar," akunya.

Pantauan detikcom, aktivitas di Pasar Klojen tidak sepenuhnya ramai oleh kehadiran pembeli. Lapak dengan nomor ganjil saja yang terlihat menutup usahanya. Pemberlakuan ganjil-genap bukan saja untuk pasar tradisional di wilayah Kota Malang, melainkan juga diterapkan pada pasar tradisional di Kabupaten Malang dan Kota Batu.

"Karena PSBB ini berlaku untuk Malang Raya, bukan kabupaten atau Kota Malang dan Kota Batu saja. Ganjil-genap juga berlaku di pasar tradisional di Kabupaten Malang," tegas Bupati Malang M Sanusi terpisah.

Gubernur Jawa Timur telah menyetujui PSBB Malang Raya dan mulai berlaku pada 17 Mei 2020. Mulai hari ini sampai Sabtu (16/5) adalah masa sosialiasi.

(fat/fat)