Istri yang Tewas Diduga Dibunuh Suami Sempat Bantu Siapkan Acara Pengajian

Yakub Mulyono - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 21:42 WIB
pembunuhan di jember
Rumah pasutri yang tewas (Foto: Yakub Mulyono/File)
Jember - Khatijah (33) warga Lingkungan Semenggu, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, ditemukan tewas dengan wajah luka robek bersimbah darah di kamar rumahnya. Dia diduga dianiaya suaminya, Ahmad Riyanto (31), yang juga ditemukan tewas gantung diri di pohon dalam kebun.

Menurut salah seorang tetangga, Rudiyanto, Khatijah dikenal sebagai perempuan yang suka membantu tetangga. Bahkan sebelum ditemukan tewas, Khatijah terlihat membantu tetangga memasak untuk persiapan pengajian.

"Mulai pagi mbak Khatijah di rumah pakde saya ini. Sekitar jam 8 pagi tadi. Rewang (bantu-bantu) menyiapkan pengajian di rumah pas magrib," kata Rudiyanto, Selasa (12/5/2020).

Rudiyanto mengatakan, saat membantu di rumah Pakdenya itu, tidak tampak adanya percekcokan antara Khatijah dengan suaminya. Mereka terlihat baik-baik saja.

"Bahkan Cak Mad kelihatan sibuk sendiri, mondar mandir di depan dan belakang rumah. Tapi gak terlihat habis tengkar atau ada persoalan gimana gitu," katanya.

Baru sekitar pukul 11 siang mau Zuhur, lanjutnya, Khatijah pamit pulang untuk menidurkan anak perempuannya yang berumur kira-kira 3 tahun. Itulah kali terakhir Rudiyanto melihat Khatijah.

"Pamit pulang mau ngeloni (menidurkan) anaknya. Karena anaknya kelihatan ngantuk dan saya tahu memang. Setelah itu pulang, saya tidak tahu kelanjutannya. Saya tidur dan bangun sekitar pukul 3 sore, tahu sudah ramai warga di depan rumah, dan tahu Mbak Khatijah meninggal itu," ungkapnya.

Terkait pertengkaran atau cekcok rumah tangga, diketahui oleh Rudiyanto memang kerap terjadi. Persoalannya adalah tentang ekonomi.

"Kalau tengkar iya tahu, tapi ya di dalam rumahnya, tidak sampai keluar rumah. Yang saya tahu soal ekonomi," katanya.

Sementara ditanya perihal suami Khatijah, Ahmad Riyanto, diketahui Rudiyanto kerjanya serabutan. Mulai dari mencari rumput hingga tukang bangunan.

"Kadang jadi tukang bangunan, kadang serabutan nyabuti rumput untuk pakan ternak. Kaget ada kejadian gini. Semoga ada penyelesaian," katanya.

"Terjadi tengkar itu, kayaknya istrinya minta sesuatu. Ya gimana lagi, istri kan minta ke suaminya," imbuhnya.

Sementara pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk memastikan penyebab kematian pasangan suami istri tersebut. Selain membawa jenazah keduanya ke RS untuk diautopsi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Salah satunya sebuah balok kayu berlumuran darah yang diduga digunakan Ahmad Riyanto menghabisi istrinya. (iwd/iwd)