Ada Desakan Mal Tutup Saat PSBB Surabaya, ini Penjelasan Asosiasi

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 17:53 WIB
pauwon mall
Pakuwon Mall (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Ada 2 klaster mal di Surabaya menurut tim tracing Pemprov Jatim yakni klaster Pakuwon Mall dan Tunjungan Plaza. Ada desakan agar mal ditutup selama PSBB pun mulai bermunculan.

"Kalau itu, aku no comment lah, intinya mal seperti Pakuwon Mal, Tunjungan Plaza sudah menerapkan protokol pencegahan COVID-19," ujar Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi kepada detikcom, Selasa (12/5/2020).

Sutandi mengatakan pihaknya sudah menerapkan protokoler pencegahan COVID-19 di mal. Bla ditemukan pengunjung bersuhu di atas 37,5 celcius, maka pengunjung itu tidak diperbolehkan masuk. Pengunjung yang tidak membawa masker juga telah disediakan masker kepada mereka agar dipakai saat masuk mal.

Protokol pencegahan COVID-19 tersebut juga berlaku untuk karyawan dari mal itu sendiri.

"Sesuai arahan Kemenkes RI, sejak di pintu masuk mal sudah digalakkan penerapan pencegahan protokol COVID-19. Pengunjung wajib pakai masker, cuci tangan, masuk bilik disinfektan/chamber sanitizer selama 5 detik, antre social distancing 1 meter dan dicek suhu," kata Sutandi

Sutandi juga menyebut saat ini jumlah pengunjung di mal berada di angka 30 persen dari keadaan normal. Selama PSBB pun, mal juga telah mengikuti aturan/arahan dari pemerintah.

"Saat ini pengunjung mal hanya 30 persen dari kondisi normal karena memang hanya yang perlu kebutuhan pokok yang ke mal. Kami juga tidak menyarankan belanja di mal, karena tetap di rumah saja lebih penting saat ini," katanya.

"Mal masih buka bukan untuk kepentingan ekonomis, tapi semata-mata untuk kepentingan sosial supaya angka PHK bisa diminimalkan," pungkas Sutandi.

(iwd/iwd)