Perpanjangan PSBB Surabaya Raya Dinilai Tidak Efektif, Setuju Atau Tidak?

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 14:17 WIB
psbb surabaya hari ketiga
PSBB Surabaya Raya (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

PSBB Surabaya Raya resmi diperpanjang 14 hari hingga Senin (25/5/2020) mendatang. Anggota DPRD Jatim, Armuji menilai PSBB tingkat kabupaten/kota tidak efektif memutus mata rantai COVID-19.

"Jadi gini kalau PSBB, apalagi dikatakan gubernur belum efektif, kenapa diulangi lagi. Harusnya tidak perlu yang namanya PSBB daerah/wilayah tingkat kabupaten/kota," kata Armuji kepada detikcom, Senin (11/5/2020).

Armuni menyebut cara terbaik untuk memutus mata rantai COVID-19 di Surabaya Raya yakni, karantina tingkat RT. Hal itu ia anggap efektif dan lebih detail.

"Yang efektif ya karantina RT, atau PSBB tingkat RT. Jadi di tingkat kekuasaan terkecil yakni RT bisa digalakkan, karantina itu. Dengan begitu lebih cepat tahu mana orang yang terpapar mana yang sehat, jadi bisa diisolasi sejak awal tanpa PSBB kabupaten/kota," jelasnya.

Politisi PDIP ini menganggap karantina tingkat RT efektif karena di tingkat sekecil kampung, monitoring lebih mudah dilakukan. Selain itu, untuk skema bantuan juga lebih tepat sasaran.

"Ya itu Ketua RT pasti tahu mana yang misal terpapar Corona, langsung isolasi. Dijaga ketat kampungnya dengan protokol COVID-19. Seperti ini kan sebenarnya sudah dilakukan sejak dulu yakni ronda/siskamling untuk menjaga kampung," urainya.