980 Burung Tanpa Dokumen dari Balikpapan Gagal Masuk Surabaya

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2020 14:52 WIB
Pandemi Corona tidak menyurutkan minat penghobi burung berkicau untuk menambah koleksi. Sayangnya, 980 burung dari Balikpapan tidak dilengkapi dokumen karantina.
Sejumlah burung tanpa dokumen dari Balikpapan/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Pandemi Corona tidak menyurutkan minat penghobi burung berkicau untuk menambah koleksi. Sayangnya, 980 burung dari Balikpapan tidak dilengkapi dokumen karantina.

Penggagalan itu bermula dari informasi masyarakat terkait adanya ratusan burung dari Balikpapan dengan menumpang kapal Mutiara Sentosa 2, yang bertolak ke Surabaya pada Senin (4/5) lalu. Petugas Karantina Pertanian Surabaya wilker Tanjung Perak bersama dengan Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjung Perak langsung melakukan pengecekan ke pelabuhan.


"Setelah sekitar 2 (dua) hari berjaga-jaga dan berlanjut ke pemeriksaan di atas kapal, akhirnya kami berhasil mengamankan sebuah mobil yang berisi 173 boks, yang berisi 980 ekor burung dari berbagai jenis. Di antaranya 920 ekor kolibri, 30 ekor tledean, 20 kacer dan 10 ekor beo," kata salah satu petugas yang memeriksa, Suci, Sabtu (9/5/2020).

Kepala Karantina Pertanian Surabaya Musyaffak Fauzi menyampaikan, pemasukan burung tanpa dokumen ini bukan kali pertama. Sejak Januari 2020 hampir tiap bulan petugas Karantina Pertanian Surabaya Wilker Tanjung Perak melakukan penahanan hewan atau burung-burung tanpa disertai dokumen.

Simak video Kebun Binatang Defisit Akibat COVID-19, Haruskah Satwanya Dilepasliarkan?:


Selanjutnya
Halaman
1 2