Dampak PSBB Jakarta dan Surabaya, Harga Telur Ayam Peternak Blitar Anjlok

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 03 Mei 2020 14:18 WIB
harga telur di Blitar
Foto file: Erliana Riady
Blitar -

PSBB di Jakarta dan Surabaya berimbas pada anjloknya harga telur. Sejak akhir pekan, harga telur hanya Rp 11.500/kg. Turun dari harga normal dari kandang di kisaran Rp 15.500/kg.

Anjloknya harga telur ini sangat dirasakan ruginya, terutama peternak dengan populasi ayam petelur kurang dari 10.000 ekor. Imbas anjloknya harga telur, membuat mereka hanya mampu membeli separuh konsumsi pakan.

"Dengan harga 11.500 dari kandang, kami hanya bisa beli pakan separuh. Separuh lagi terpaksa kami campur dengan pakan lokal yang tentu menurunkan kualitas dan kapasitas produksi," kata peternak Kecamatan Ponggok, Risa Medi kepada detikcom, Minggu (3/5/2020).

Menurut Risa, penurunan harga telur terjadi sejak Minggu pekan lalu. Jika normalnya harga telur dari kandang di kisaran Rp 17.000, Minggu (26/4) harga dari kandang turun menjadi Rp 15.000/kg. Kemudian turun lagi pada Kamis (30/4) di harga Rp 12.000/kg.

"Jumat (1/5) itu anjlok sampai Rp 10.600/kg. Tapi Sabtu mulai naik menjadi Rp 11.500/kg. Sampai hari ini belum berubah," bebernya.

Menurut Risa, anjloknya harga telur karena wilayah Jakarta disusul Surabaya memberlalukan PSBB. Padahal, peternak layer di Blitar mengirimkan pasokan dalam jumlah terbesar ke dua daerah itu.