Pekerja Tambang Emas Banyuwangi Bagikan Sembako Warga Terdampak COVID-19

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 02 Mei 2020 12:30 WIB
Pekerja Tambang Emas di Banyuwangi Bagikan Sembako Warga Terdampak COVID-19
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Peringatan hari buruh tak harus melakukan aksi demonstrasi, apalagi di tengah Pandemi COVID 19. Buruh di operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi ini memperingati hari Buruh dengan bakti sosial. Mereka membagikan sembako ke warga terdampak Corona.

Karyawan PT Bumi Suksesindo (BSI), operator tambang emas di Banyuwangi, memperingati Hari Buruh (May Day) tahun ini dengan cara yang berbeda dari tahun sebelumnya. Mereka membagikan paket sembako dan masker untuk masyarakat sekitar perusahaan di Kecamatan Pesanggaran.

Kegiatan sosial ini dipusatkan di Posko Terpadu Satgas COVID-19 di Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Sabtu (2/5/2020).

Ketua Serikat Pekerja PT BSI, Yan Probo Hanggoro mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kesadaran karyawan BSI terhadap pandemi COVID 19. Terlebih kepada masyarakat rentan di sekitar perusahaan. Ada 100 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat rentan. Sementara masker dibagikan kepada para pemakai jalan.

"Tidak mungkin karyawan diam saja melihat dampak Corona terhadap masyarakat, terlebih mereka adalah tetangga kami. Mereka tinggal di sekitar perusahaan," kata Yan kepada detikcom.

Di internal karyawan sendiri dalam menghadapi COVID 19 telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan COVID 19. Satgas membuat protokol penanganan dan memastikannya dijalankan oleh karyawan dengan bertanggung jawab.

Kebijakan yang telah diterapkan antara lain perubahan jadwal kerja (roster) karyawan, kewajiban karantina sebelum bekerja selama 14 hari bagi karyawan yang baru datang, kewajiban memakai masker, pengukuran suhu setiap hari, disinfeksi area kerja, pemberian vitamin, dan langkah antisipatif lainnya.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BSI, Ismed Siregar mendukung apa yang dilakukan para karyawannya ini. Lebih-lebih dalam pelaksanaannya, mereka bekerja sama dengan manajemen dan pemerintah.

"Semoga dapat meringankan beban warga. Lebih-lebih dalam menghadapi wabah Corona," harap Ismed.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi, Syaiful Alam Sudrajat. Menurutnya, aksi baksos yang dilakukan serikat buruh tambang emas sangat tepat. Memperingati hari buruh dengan membantu sesama sangat tepat disaat pandemi saat ini.

"Masyarakat terdekat agar dibantu," serunya.

Terhadap para karyawan, Alam tidak lupa menyampaikan terima kasih karena selama dia menjabat, sikap buruh di Banyuwangi sangat dewasa. Dalam memperingati Hari Buruh, mereka bisa bersinergi dengan manajemen dan lebih mengutamakan bentuk-bentuk kegiatan sosial.

"Manajemen perusahaan harus memperlakukan karyawan sebagai mitra," pungkasnya.

(fat/fat)